TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Lindra Octora, perwakilan dari Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) asal Banten, turut hadir dalam Selangor ASEAN Business Conference 2025 yang diselenggarakan pada 8–9 Oktober 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre, Malaysia.
Dalam kesempatan tersebut, ABUPI juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan MMC Malaysia, yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati. Selain menghadiri konferensi, delegasi ABUPI juga melaksanakan kunjungan kerja ke Northport Malaysia.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja sama dan penguatan hubungan antar-pelabuhan di kawasan ASEAN,” ungkap Lindra Octora kepada Radar Banten via pesan singkat, Rabu (15/10/2025).
Lindra, yang juga menjabat sebagai Ketua Perempuan Tani HKTI Banten, menjelaskan konferensi ini merupakan bagian dari Selangor International Business Summit (SIBS) 2025, yang mengusung tema “Selangor, Gerbang Menuju ASEAN yang Lebih Inklusif dan Berkelanjutan.” Tema tersebut sejalan dengan Keketuaan ASEAN Malaysia tahun 2025.
“Acara ini mengumpulkan lebih dari 800 delegasi untuk membahas kolaborasi dan pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN,” ujar perempuan yang tinggal di Cikupa, Kabupaten Tangerang ini.
Ia berharap dari pertemuan itu membuka peluang usaha baru dan pengembangan bisnis kepelabuhanan di Indonesia, khususnya di Banten.
Sebagaimana diketahui, ajang bergengsi ini resmi dibuka oleh Duli Yang Teramat Mulia Raja Muda Selangor Tengku Amir Shah Ibni Sultan Sharafuddin Idris Shah Alhaj, serta dihadiri oleh YAB Dato’ Seri Amirudin bin Shari, Menteri Besar Selangor, dan YAB Dato’ Sri Haji Fadillah bin Haji Yusof, Deputy Prime Minister sekaligus Menteri Energy Transition and Water Transformation Malaysia.
Pameran yang diselenggarakan oleh Invest Selangor Berhad bersama Pemerintah Negeri Selangor ini menghadirkan lebih dari 700 peserta dan delegasi internasional dari berbagai negara, termasuk Korea, Tiongkok, Prancis, Arab Saudi, Brunei, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.
SIBS 2025 menjadi platform strategis untuk memperkuat kolaborasi bisnis di sektor ekonomi digital, industri, logistik, dan ekonomi hijau di kawasan ASEAN.
Reporter: Aas Arbi
Editor: Agung S Pambudi











