LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pengguna Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang perlu memperhatikan perubahan peron di Stasiun Rangkasbitung.
Mulai Jumat, 17 Oktober 2025, seluruh perjalanan Commuter Line tujuan Tanah Abang akan berangkat dari peron baru seiring pelaksanaan Switch Over (SO) tahap 2 pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate.
PT KAI Commuter melakukan penyesuaian jalur untuk mendukung kelancaran proyek pembangunan stasiun bersejarah di Kabupaten Lebak tersebut.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan, mulai Jumat ini Commuter Line di Stasiun Rangkasbitung tujuan Tanah Abang akan berangkat dari jalur 4 dan 5 baru, menggantikan jalur sementara 5 dan 7.
“Akses penumpang menuju area peron masih menggunakan jalur eksisting yang saat ini berlaku. Sementara itu, Commuter Line Merak tetap berangkat dari jalur 2 Stasiun Rangkasbitung,” jelas Karina dikutip dari laman resmi KAI Commuter, Jumat (17/10/2025).
KAI Commuter mengimbau kepada seluruh pengguna agar menyesuaikan peron keberangkatan dan kedatangan baru, mengikuti arahan petugas, serta memperhatikan signage di area Stasiun Rangkasbitung Ultimate.
Sebagaimana diketahui, pembangunan Stasiun Rangkasbitung Ultimate oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), dan Kementerian Perhubungan telah mencapai 92 persen.
Pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2025, sebelum masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurut Karina, stasiun yang dikembangkan ini nantinya akan mampu melayani hingga 83.000 pengguna per hari, meningkat signifikan dari rata-rata sebelumnya yang hanya 24.000–26.000 penumpang per hari.
Saat ini, Stasiun Rangkasbitung Ultimate melayani 120 perjalanan Commuter Line Jabodetabek dan 14 perjalanan Commuter Line Merak setiap hari.
KAI Commuter menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan infrastruktur perkeretaapian, sehingga perjalanan pengguna Commuter Line Rangkasbitung–Tanah Abang semakin lancar, aman, dan nyaman.
Editor: Bayu Mulyana











