PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Curug Bidadari atau yang lebih dikenal dengan Curug Ratu Kencana Ungu terletak di ujung Pulau Jawa, tepatnya di Sanghyang Sirah, dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.
Curug Bidadari merupakan salah satu destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan maupun peziarah yang melakukan wisata religi di kawasan Sanghyang Sirah, Ujung Kulon.
Curug Bidadari ramai didatangi pengunjung karena daya tarik airnya yang jernih serta suasananya yang adem dan sejuk, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata tersembunyi di ujung Pulau Jawa.
Air terjun ini dikenal dengan nama Curug Ratu Kencana Ungu karena menurut cerita rakyat, tempat ini dipercaya sebagai pemandian para putri dan bidadari.
Nama Curug Bidadari semakin dikenal oleh para pecinta wisata religi karena lokasinya yang berada di ujung Pulau Jawa. Untuk mencapai lokasi, terdapat dua jalur yang bisa ditempuh.
Pertama, jalur darat, dengan berjalan kaki melewati Pos Pertama Taman Nasional Ujung Kulon di kawasan Taman Jaya. Perjalanan darat ini memakan waktu sekitar 3 hari 3 malam.
Kedua, jalur laut menggunakan kapal nelayan jenis trawel yang berlabuh di Pantai Sanghyang Sirah sebelah timur. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 3–4 kilometer menuju lokasi Curug Bidadari.
Perjalanan laut biasanya dapat ditempuh dalam waktu sekitar 5 jam menggunakan kapal nelayan.
Bagi wisatawan yang berminat melakukan wisata religi dan menikmati keindahan Curug Bidadari, kedua jalur tersebut bisa menjadi pilihan untuk mencapai destinasi eksotis di ujung barat Pulau Jawa ini.
Reporter: Purnama Irawan











