SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Gubernur Banten Andra Soni menilai, potensi besar yang dimiliki sektor ini harus dapat ditangkap dan dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku industri kreatif di daerah.
“Potensi ekonomi kreatif harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” ujar Andra Soni, Minggu 26 Oktober 2025.
Menurutnya, penguatan sektor ekonomi kreatif tidak hanya berdampak pada perkembangan seni dan budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah jika dikelola secara kolaboratif.
“Industri kreatif ini melibatkan banyak unsur. Jika pelaku seni, pelaku UMKM, dan pemerintah dapat bekerja sama, dampaknya akan luas terhadap ekonomi masyarakat,” kata Andra.
Kolaborasi dengan PAPPRI dan UMKM
Dalam kesempatan itu, Gubernur Andra mendorong Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) untuk menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
“Contohnya, satu minggu sekali menggelar panggung gembira, tapi libatkan pelaku UMKM agar dapat berkembang. Jika kegiatan itu bisa menjadi rutin, akan tumbuh perekonomian baru di sekitar kegiatan tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemprov Banten mendukung penuh berbagai inisiatif yang dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, terutama kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Reporter: Yusuf Permana











