LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak mencatat peningkatan signifikan kasus campak dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data Dinkes Lebak sebanyak 57 kasus campak terjadi dari Januari hingga Oktober 2025.
Rincianya sebanyak 48 orang berstatus suspek dan sembilan orang positif campak.
Sementara itu, pada tahun 2024 hanya tercatat lima kasus campak
Kepala Dinkes Lebak, Endang Komarudin, menyampaikan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya penanganan kasus campak yang muncul di beberapa wilayah.
“Penanganan saat ini yakni pemberian vitamin A, pengobatan sesuai gejala, dan melakukan pencegahan melalui imunisasi Kejar untuk penemuan kasus,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 3 November 2025.
Endang menegaskan bahwa meskipun terjadi peningkatan kasus, kondisi di Kabupaten Lebak belum kategori Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Sampai saat ini masih batas normal dan belum KLB, masih dapat tertangani,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan kasus di lapangan.
Editor: Bayu Mulyana










