CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Mardi Setiawan (29) dan anaknya, Kelan (3) harus menjalani operasi dalam waktu yang berdekatan.
Pasien asal Cilegon ini harus menjalani operasi karena penyakit batu ginjal yang dideritanya. Sedangkan anaknya harus menjalani prosedur serupa karena penyakit pada buah zakar.
Prosedur operasi keduanya dilakukan di Rumah Sakit Hermina, Kota Cilegon.
Mardi lebih dahulu menjalani operasi pada 1 November 2025 kemarin. Saat ini Ia pun sedang menjalani perawatan pasca operasi sebelum benar-benar dinyatakan bisa kembali pulang.
Sambil berbaring di ranjang ruang rawat 305 RS Hermina Cilegon, Mardi bercerita, Ia dibawa ke rumah sakit yang terletak di Bonakarta, Kecamatan Jombang itu pada 29 Oktober lalu usai merasa sakit di bagian lambung.
Bermodal sebagai peserta Mandiri BPJS Kesehatan, Mardi menjalani serangkaian pemeriksaan medis. Hasilnya diketahui jika buruh di salah satu pabrik di Kota Cilegon itu alami penyumbatan di saluran kemih.
“Di Rontgen dokter ketahuan kalau ada penyumbatan di saluran kemih,” papar Mardi.
Dokter pun merekomendasikan agar Mardi menjalani prosedur operasi untuk menghilangkan sumbatan tersebut.
“Setelah operasi baru tahu ternyata yang menyumbat itu batu ginjal,” tutur Mardi.
Mardi mengaku bersyukur, meski hanya terdaftar sebagai peserta Mandiri Kelas Tiga, Ia bisa mendapatkan perawatan medis yang sangat maksimal dari pihak rumah sakit.
Tak hanya soal operasi, Ia juga mengaku mendapatkan pelayanan yang baik, respon cepat, dan juga ruang perawatan yang sangat nyaman.
Menurut Mardi, suasana ruang rawat yang nyaman pun didukung dengan keramahan tenaga kesehatan baik dokter hingga perawat yang menanganinya.
“Rutin diperiksa dokter, jadi saya bisa tahu perkembangan kondisi saya seperti apa,” ujar Mardi.
Meski bersyukur atas berhasilnya prosedur operasi dan kondisinya yang semakin membaik, Mardi mengaku masih merasakan was was. Pasalnya, pasca Ia dioperasi, anaknya yang masih berusia tiga tahun harus menjalani prosedur yang sama.
Mardi bercerita, anaknya akan dioperasi pada 18 November mendatang akibat ada kelainan di buah zakar anaknya.
Ada cairan di buah jakar anak keduanya tersebut sehingga membuat kondisinya besar di salah satu sisi.
“Harus dioperasi karena hawatir menjalar dan efeknya semakin parah,” pungkasnya.
Anaknya pun akan menjalani operasi di RS Hermina Cilegon dan biayanya akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Karena itu, Mardi mengaku sangat bersyukur menjadi peserta BPJS Kesehatan sehingga tak harus pusing memikirkan biaya pengobatan.
Ia mengaku tak bisa membayangkan berapa besarnya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan jika tidak menjadi peserta BPJS Kesehatan.
“Saya sering dengar dari orang-orang kalau pakai BPJS Kesehatan gak dilayani, ditanganinya lama, sekarang saya membuktikan kalau itu ternyata gak benar, saya bener-bener dilayani maksimal di sini,” paparnya.
Mardi pun mengajak kepada masyarakat untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan agar bisa tenang saat alami sakit parah. (*)











