KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Perusahaan rintisan teknologi agrikultur Frogs Indonesia memperkenalkan inovasi terbarunya, Sekar Agri, sebuah drone pertanian cerdas karya anak bangsa.
Sekar Agri dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian nasional.
Inovasi dari Frogs Indonesia ini ditampilkan dalam ajang IndoGriTech 2025, yang digelar di ICE BSD, pada 6-9 November 2025.
Dalam pameran tersebut, Frogs Indonesia berpartisipasi bersama Asosiasi Sistem & Teknologi Tanpa Awak (ASTTA) dan Asosiasi Perusahaan Alat & Mesin Pertanian Indonesia (Alsintani).
CEO Frogs Indonesia, Adhitya Chandra, menjelaskan bahwa Sekar Agri merupakan solusi inovatif bagi petani untuk beradaptasi dengan sistem pertanian cerdas dan berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan teknologi yang tidak hanya mempermudah kerja petani, tetapi juga membantu mereka mengoptimalkan hasil panen secara berkelanjutan. Sekar Agri dirancang agar petani Indonesia dapat mengadopsi teknologi drone dengan biaya yang efisien dan manfaat maksimal,” ujar Adhitya, Sabtu 8 November 2025.
Menurutnya, keikutsertaan Frogs Indonesia di IndoGriTech 2025 bukan sekadar promosi produk, melainkan komitmen membangun ekosistem inovasi agrikultur nasional.
“Kami percaya masa depan pertanian Indonesia akan sangat bergantung pada kemampuan kita berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dengan partisipasinya di IndoGriTech 2025, Frogs Indonesia mempertegas visinya untuk menjadi pelopor teknologi drone pertanian di Indonesia.
“Melalui riset, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, Frogs Indonesia berkomitmen mendorong transformasi pertanian menuju era modern, efisien, dan berkelanjutan, yang menjadi fondasi masa depan pangan Indonesia,” jelasnya.
Seperti diketahui, pameran IndoGriTech 2025 dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, yang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku industri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Sekarang adalah era pangan sebagai prioritas utama. Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pelaku industri untuk berinovasi, terutama dalam mendukung program makan bergizi gratis dan peningkatan produktivitas pangan nasional,” kata Sudaryono.
Sementara itu, Direktur Debindo Global Expo, Ikram Muhammad, selaku penyelenggara IndoGriTech 2025, mengatakan bahwa pameran ini menjadi momentum penting dalam membangun ekonomi berbasis pangan dan kemandirian pertanian nasional.
“Kami ingin IndoGriTech menjadi katalis bagi lahirnya inovasi baru di bidang pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Editor Daru Pamungkas











