PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang gencar melaksanakan skrining TBC (Tuberkulosis) bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang. Skrining TBC ialah proses pemeriksaan awal untuk mendeteksi kemungkinan adanya infeksi tuberkulosis (TB) sedini mungkin, terutama pada kelompok berisiko tinggi.
Tujuan dari skrining adalah menemukan kasus TBC secara dini untuk segera memulai pengobatan, mencegah penularan, dan meningkatkan peluang kesembuhan bagi pasien TBC.
Tuberkulosis, yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Penyakit TBC dapat dicegah dan disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Oleh karena itu Pemkab Pandeglang melalui Dinas Kesehatan Pandeglang gencar melakukan skrining TBC.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Eni Yati, mengatakan, Dinas Kesehatan Pandeglang gencar melaksanakan skrining TBC gratis.
“Ini merupakan tindak lanjut dari kampanye TOS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh) yang sebelumnya dilaksanakan pada 20 Oktober lalu. Hari ini pelaksanaan kegiatan skrining TBC serentak, delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten,” katanya usai memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 61 tingkat Kabupaten Pandeglang, bertempat, Alun alun Pandeglang, Minggu, 9 November 2025.
Eni Yati menjelaskan, tujuan dari skrining TBC ialah memberikan edukasi dan penyuluhan terkait TOS TB. Sebagai upaya dalam mengentaskan penyakit TBC.
“Skrining ini sangat penting untuk mendeteksi dini kasus TBC dalam lingkungan masyarakat. Apabila ditemukan kasus positif, maka langsung mendapatkan pengobatan gratis,” katanya
Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengajak masyarakat untuk membiasakan pola hidup sehat.
“Pola hidup sehat harus kita biasakan sejak dini, terutama pada lingkungan keluarga. Karena dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











