KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Nasional 2025 resmi dibuka di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin malam 10 November 2025.
Ajang bergengsi tingkat nasional ini berlangsung hingga Kamis 14 November 2025 dan menjadi momentum penyatuan dua kompetisi madrasah unggulan, yaitu Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES).
Kegiatan ini dipusatkan di Asrama Haji Cipondoh, Kota Tangerang, dan diikuti 520 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. Mereka merupakan siswa terbaik hasil seleksi berjenjang dari tingkat madrasah, kabupaten/kota, hingga provinsi.
Peserta akan berkompetisi dalam dua bidang utama, yakni sains dan riset, yang mencakup jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Kementerian Agama menyiapkan 60 medali untuk MI, 90 untuk MTs, dan 180 untuk MA.
Wakil Menteri Agama RI, Romo Muhammad Syafii, menyampaikan bahwa OMI menjadi bukti transformasi madrasah menuju lembaga pendidikan unggul yang mampu bersaing di bidang sains dan teknologi.
“Madrasah hari ini tidak hanya mempelajari fikih, tajwid, atau adab, tetapi juga teknologi,” ujar Romo pada acara pembukaan dikutip di laman Pemkot Tangerang.
Ia menegaskan, sains dan teknologi merupakan bagian integral dari ajaran Islam.
“Teknologi, kedokteran, pertanian, dan astronomi adalah ilmu yang diajarkan dalam Islam. OMI hadir untuk memperluas makna pendidikan Islam agar relevan dengan zaman,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Banten Andra Soni mengaku bangga atas pelaksanaan OMI di Banten. Ia menyebut MAN Insan Cendekia Serpong sebagai contoh madrasah unggul yang telah membawa nama baik Banten di tingkat nasional.
“Kami berharap momentum OMI dapat memperkuat ekosistem sains dan riset madrasah di seluruh Banten. Pemerintah Provinsi akan memberikan dukungan penuh agar kegiatan ini berjalan sukses,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemenag yang menunjuk Kota Tangerang sebagai tuan rumah OMI Nasional 2025.
Menurutnya, posisi Tangerang sebagai pintu gerbang Indonesia dan dunia menjadi salah satu alasan pemilihan lokasi.
“Kami bangga menjadi tuan rumah. Semoga para peserta, terutama perwakilan dari madrasah Kota Tangerang, bisa meraih hasil terbaik,” katanya.
Editor: Mastur Huda











