KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangsel terus membangun gedung parkir roda dua di kawasan perkantoran Lengkong Wetan, BSD Serpong.
Proyek ini merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir yang selama ini membuat lapangan upacara berubah fungsi menjadi parkiran kendaraan bermotor.
Kepala DCKTR Tangsel, Ade Suprijal, menjelaskan bahwa pembangunan gedung parkir dua lantai tersebut bersumber dari APBD Kota Tangsel Tahun Anggaran 2025 dan dilaksanakan oleh PT Lontar Bangkit Jasa dengan masa pengerjaan 140 hari kalender.
“InsyaAllah Desember proyek sudah selesai, dan tahun depan bisa langsung dimanfaatkan untuk memfasilitasi parkir motor di kawasan perkantoran Lengkong Wetan,” ujarnya.
Menurut Ade, kondisi eksisting di kawasan perkantoran Lengkong Wetan yang menaungi lima OPD memang tidak mampu menampung lonjakan kendaraan roda dua.
Gedung parkir lama yang tersedia juga sudah tidak mencukupi, hingga motor terpaksa memadati lapangan upacara dan lantai dua gedung parkir yang seharusnya diperuntukkan bagi kendaraan roda empat.
“Gedung parkir ini dibangun agar lapangan upacara kembali difungsikan sesuai peruntukannya. Selama ini area tersebut dipakai sebagai parkiran motor karena keterbatasan lahan,” jelasnya.
Menurut Ade, gedung parkir baru tersebut dibangun di samping Gedung Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud).
Bangunan dua lantai itu memiliki luas lantai 1 mencapai 510 meter persegi dan lantai 2 seluas 587 meter persegi, dengan total kapasitas 312 unit kendaraan roda dua.
Adapun pekerjaan konstruksi yang saat ini tengah berlangsung meliputi dinding penahan tanah di area jalan kawasan, pondasi bored pile, pondasi pile cap, kolom pedestal, lantai kerja.
Ade berharap kehadiran gedung parkir baru ini tidak hanya merapikan tata ruang kawasan perkantoran, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pegawai dan masyarakat yang datang ke kantor pemerintah.
“Dengan adanya gedung parkir ini, tata ruang menjadi lebih tertata, pelayanan publik lebih nyaman, dan area terbuka—khususnya lapangan upacara—bisa kembali difungsikan sebagaimana mestinya,” tutupnya.
Sebelumnya, DCKTR Tangsel bersama Wakil Wali Kota juga telah melakukan monitoring progres pembangunan di kawasan tersebut, termasuk gedung Keciptakaryaan, Kebinamargaan, dan pembangunan gedung parkir yang kini menjadi prioritas penyelesaian.(adv)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











