KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Tangerang menggelar Silaturahmi Kerja Daerah (SILAKDA) V.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa pada Rabu 26 November 2025. Dimana, kegiatan SILAKDA tersebut juga diisi dengan perayaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025.
SILAKDA V ICMI Orda Kabupaten Tangerang tersebut diketahui memfokuskan perhatian pada persoalan pembangunan manusia, sebagaimana komitmen ICMI dalam berkontribusi di bidang pembangunan manusia.
Ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, H. Maksis Sakhabi mengatakan bahwa pembangunan manusia menjadi indikator bagi kemajuan daerah.
Sebab menurutnya, jika pembangunan manusia di wilayahnya rendah maka daerah tersebut tidak akan mengalami banyak kemajuan.
“kami punya perhatian pada persoalan pendidikan di Kabupaten Tangerang ini, maka dari itu jangan main-main dengan kebijakan pendidikan, Pemkab Tangerang harus berkomitmen dalam urusan pendidikan, diantaranya soal kesejahteraan guru,”ucap Maksis.
Dia juga menilai bahwa kebijakan pemerintah daerah harus pro terhadap keberadaan nasib para guru.
Dirinya juga meminta pemerintah untuk merawat guru dengan cara memperhatikan soal kesejahteraannya.
“ICMI hanya bisa bersahabat dengan guru tetapi tidak bisa merawat. Tugas merawat guru adalah pemerintah, naikkan insentifnya,”ujarnya.
Senada, Ketua ICMI Orwil Banten, Laksamana Pertama TNI (Purn) H. Eden Gunawan menyebut bahwa saat ini keberadaan jumlah guru masih jauh dari yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, dia berpesan kepada pemerintah untuk menambah jumlah guru yang ada di wilayah Provinsi Banten.
“Kita belum pada posisi ideal. Karena jumlah guru belum merata, kepala sekolah masih banyak yang Plt dan pengawas pun masih kurang, harus jadi perhatian pemerintah,”ungkap Eden Gunawan.
Eden menambahkan, saat ini ICMI akan terus kolaborasi dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Provinsi Banten.
“ICMI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, dan selalu menjaga komitmen untuk kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja meminta ICMI untuk membantu pemerintah dalam pembangunan di bidang pendidikan.
Soma berharap ICMI Kabupaten Tangerang dan Orwil Banten memberikan pemikiran dan konseptualnya dalam pembangunan di Kabupaten Tangerang.
“kami sudah memberikan 26% APBD untuk pendidikan. ICMI kami harap dapat membantu merumuskan kebijakan strategis untuk membangun manusia-manusia di wilayah Kabupaten Tangerang dengan gagasan konstruktif nya,”kata Soma.
Soma juga menyampaikan jika saat ini Pemkab Tangerang telah memberikan beasiswa kepada putra-putri terbaik yang akan kuliah di perguruan tinggi swasta dan negeri, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri.
“kami baru mengirimkan santri-santri kuliah di Al Azhar Kairo, belum lagi yang melanjutkan di kampus-kampus lokal,”pungkas Soma.
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi
Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Tigaraksa pada Rabu 26 November 2025. Dimana, kegiatan SILAKDA tersebut juga diisi dengan perayaan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025.
SILAKDA V ICMI Orda Kabupaten Tangerang tersebut diketahui memfokuskan perhatian pada persoalan pembangunan manusia, sebagaimana komitmen ICMI dalam berkontribusi di bidang pembangunan manusia.
Ketua ICMI Orda Kabupaten Tangerang, H. Maksis Sakhabi mengatakan bahwa pembangunan manusia menjadi indikator bagi kemajuan daerah.
Sebab menurutnya, jika pembangunan manusia di wilayahnya rendah maka daerah tersebut tidak akan mengalami banyak kemajuan.
“kami punya perhatian pada persoalan pendidikan di Kabupaten Tangerang ini, maka dari itu jangan main-main dengan kebijakan pendidikan, Pemkab Tangerang harus berkomitmen dalam urusan pendidikan, diantaranya soal kesejahteraan guru,”ucap Maksis.
Dia juga menilai bahwa kebijakan pemerintah daerah harus pro terhadap keberadaan nasib para guru.
Dirinya juga meminta pemerintah untuk merawat guru dengan cara memperhatikan soal kesejahteraannya.
“ICMI hanya bisa bersahabat dengan guru tetapi tidak bisa merawat. Tugas merawat guru adalah pemerintah, naikkan insentifnya,”ujarnya.
Senada, Ketua ICMI Orwil Banten, Laksamana Pertama TNI (Purn) H. Eden Gunawan menyebut bahwa saat ini keberadaan jumlah guru masih jauh dari yang dibutuhkan.
Oleh karena itu, dia berpesan kepada pemerintah untuk menambah jumlah guru yang ada di wilayah Provinsi Banten.
“Kita belum pada posisi ideal. Karena jumlah guru belum merata, kepala sekolah masih banyak yang Plt dan pengawas pun masih kurang, harus jadi perhatian pemerintah,”ungkap Eden Gunawan.
Eden menambahkan, saat ini ICMI akan terus kolaborasi dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah Provinsi Banten.
“ICMI akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, dan selalu menjaga komitmen untuk kolaborasi dengan pemerintah daerah,” tambahnya.












