CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon melakukan monitoring akhir tahun terhadap kegiatan pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) melalui program DPWNEL Salira Tahun Anggaran 2025. Kegiatan monitoring dilaksanakan di Jalan Puri Intan I, Komplek Puri Krakatau Hijau, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kamis (4/12/2025).
Wali Kota Cilegon Robinsar hadir langsung meninjau lokasi bersama jajaran Kejaksaan Negeri Cilegon, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta tokoh masyarakat. Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh pembangunan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.
“Hari ini kita melakukan monitoring akhir tahun untuk memastikan pembangunan sesuai RAB ataupun kegiatan yang sudah ditentukan,” tegas Robinsar.
Pemerintah Kota Cilegon ke depan berencana mengubah prioritas program Salira menjadi lebih terfokus pada empat program utama.
“Secara juknis ada beberapa kegiatan yang kita efektifkan. Tahun depan namanya Saban Juare, fokusnya pada RTLH, pembangunan jalan, penerangan jalan, dan penanggulangan banjir. Itu yang jadi aspek utama,” ujar Aziz.
Tokoh masyarakat Kotasari yang juga Ketua DPC PPP Kota Cilegon, Sahruji, mengapresiasi model pembangunan melalui Pokmas yang dinilai lebih efisien dan tepat sasaran.
“Saya melihat langsung di lapangan. Pembangunan melalui Pokmas ini efisien, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Banyak usulan warga yang bisa direalisasikan,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa penggunaan tenaga kerja lokal memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Tenaga kerja diambil dari warga sekitar. Ini mendukung program padat karya dan mengurangi pengangguran.
Selain itu, kualitas pembangunan yang saya lihat bahkan lebih baik dibanding kontraktor. Saya sering turun langsung dan ikut membantu,” katanya.
Editor: Mastur Huda












