SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Para pedagang di Pasar Anyar, Kabupaten Serang mempeotes penerapan parkir di area tersebut. Pasalnya, keberadaan parkir disebut membuat pendapatan dari para pedagang turun drastis karena banyak masyarakat yang akhirnya malas untuk datang ke pasar Anyar.
Protes tersebut disampaikan pada saat Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas dan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Supriyanto mendatangi Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3 R di Pasar Anyar.
Para pedagang yang mayoritas ibu-ibu itu kemudian masuk ke lokasi acara dan menyampaikan keluh kesah mereka terkait adanya kebijakan parkir yang diterapkan di pasar Anyar.
Salah seorang Pedagang hasil bumi di Pasar Anyar, Tina mengungkapkan, semenjak diberlakukannya sistem parkir di Pasar Anyar, pendapatan para pedagang mengalami penurunan cukup drastis yakni sekitar 50 sampai 70 persen.
Hal itu karena para pembeli malas untuk datang ke pasar Anyar dan memilih belanja di tempat-tempat lain di pinggir jalan.
“Setiap kendaraan yang parkir itu dipinta Rp2 ribu, ini masalahnya jadi mengurangi pengunjung dan berimbas pada penghasilan orang pasar,” katanya, Kamis 4 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, jika pemberlakukan sistem parkir di pasar Anyar sudah diberlakukan sejak beberapa tahun terakhir. Semenjak itulah, pendapatan mereka mengalami penurunan.
Padahal, pasar Anyar adalah pasar yang kecil dengan jumlah pengunjung yang datang relatif sedikit. Adanya penerapan sistem parkir, justru membuat jumlah pengunjung yang datang semakin sedikit.
“Tolong, pengunjung yang datang ke pasar Anyar jangan dibebani, apalagi di sini kan udah sepi ditambah lagi pungutan yang seperti itu. Jadi tambah sepi,” ujarnya.
Pihaknya mengaku sudah sempat menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut.
Sementara itu, pedagang lainnya Halimah mengatakan hal serupa. Adanya penerapan sistem parkir di area pasar membuat para pembeli lebih nyaman berbelanja di luar area pasar.
“Pasarnya tambah sepi, tambah enggak ada pengunjung, penghasilan yang jualan juga udah enggak ada. Turun, turun 70 persen. Karena ada parkir,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengelolaan parkir di Pasar Anyar dikelola secara resmi oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Serang. Adanya sistem parkir selain menambah PAD, namunjuga berdampak pada tingkat kunjungan dari pembeli.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi










