PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Pandeglang, Jojon Suhendar Andari, mendesak pemerintah daerah segera membangun jembatan darurat sebagai akses pengganti sementara pasca ambruknya Jembatan Pasirnangka di Desa Kramatjaya, Kecamatan Cimanggu. Jembatan penghubung empat desa itu ambruk pada Minggu, 7 Desember 2025, sehingga aktivitas warga terganggu dan harus memutar jauh melalui Desa Mangkualam.
Jojon, yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra, menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian tersebut. Ia menegaskan jembatan itu merupakan urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat, termasuk akses anak sekolah.
“Karena jembatan itu urat nadi bagi masyarakat. Saya juga sudah koordinasi dengan PUPR Kabupaten,” ujarnya melalui sambungan telepon, Senin 9 Desember 2025.
Menurutnya, Dinas PUPR akan menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan pasca ambruknya jembatan. Ia mendorong agar pemerintah daerah segera membangun jembatan darurat agar akses warga tetap berjalan.
“Saya dorong untuk dibuatkan jembatan darurat sebagai jembatan sementara supaya akses warga tetap berjalan,” katanya.
Selain itu, Jojon meminta Pemkab menyediakan jalur alternatif sambil menunggu perbaikan. Ia menegaskan DPRD akan mengawal proses anggaran dan memastikan penanganan dilakukan secara tuntas.
“Harus ada penanganan serius. Kalau bisa, audit infrastruktur perlu dilakukan, bukan hanya jembatan Kramatjaya, tapi semua jembatan yang ada,” tegasnya.
Ia menilai audit penting dilakukan untuk memastikan kualitas bangunan dan menjamin perbaikan berjalan cepat, transparan, dan bertanggung jawab.***











