SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menginisiasi gerakan menanam melalui program Bang Kaliandra, yaitu Pembangunan Gerakan Kelola Lingkungan Daerah Sejahtera.
Sebuah gerakan yang menjadi identitas daerah, dalam menggerakan aksi nyata para pihak untuk bersama-sama merawat alam.
Gerakan mengkolaborasikan para pelaku industri, Tentara Nasional Indonesia (TNI) juga NGO Pattiro Banten dari elemen masyarakat umum.
Gerakan ini dimulai dengan aksi penanaman pohon yang digelar di Brigade Infanteri TP 87/Salakanagara, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang, Kamis 11 Desember 2025.
Acara itu dihadiri secara langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni, Pangdam III/Siliwangi yang diwakili oleh Danrem 064 Maulana Yusuf Brigjen Daru Cahyadi Soeprapto, Forkompimda Provinsi Banten. Sedikitnya 19.089 batang pohon ditargetkan akan menghijaukan daerah kritis di Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi gerakan kolaborasi ini dalam upaya menjaga konservasi dan melestarikan lingkungan di Provinsi Banten.
“Keterlibatan seluruh elemen mulai dari dunia usaha, NGO hingga pelajar jadi pondasi penting dalam gerakan besar guna menyelamatkan lingkungan ini,”ujar Gubernur Banten.
Andra meminta jika gerakan ini tidak putus dalam menanam 5000 batang pohon saja, namun harus menjadi gerakan awal yang terus digalakan diseluruh penjuru daerah.
Kepala DLHK Banten Wawan Gunawan mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk menjadi sarana edukasi kemandirian pemeliharaan lingkungan secara berkelanjutan dengan melibatkan semua pihak.
Tujuannya, untuk mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana alam seperti banjir, longsor dan juga konservasi fauna endemik di Banten.
“Pohon yang kita tanam saat ini nantinya bukan hanya sebagai peneduh, tapi juga penyedia air, pencegah bencana dan ekosistem. Maka kami berharap dukungan dari semua pihak terhadap gerakan ini guna menjaga alam kita bersama,”harapnya.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas DLHK Banten, Irwan Setiawan mengatakan, gerakan ini dilaunching bertepatan dengan momentum
Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Pohon (BMN) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025.
Dengan mengusung tema “Bergerak Bersama Industri dan Masyarakat, Menanam untuk Banten Lestari.” Irwan menjelaskan, HMPI dan BMN menjadi sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian komponen bangsa akan pentingnya menanam dan memelihara pohon, serta mengajak seluruh komponen bangsa guna melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan.
“Pesan pa Gubernur jelas kita harus terus berkolaborasi, harus terus menanam, apalagi bencana sudah dekat. Mudah-mudahan, gerakan ini bisa menjadi langkah awal kita semua dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Editor Daru











