• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Pemula Tak Tahu Harga Cabai Naik

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Jumat, 12 Desember 2025 05:20
in Berita Utama, Pandeglang
Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu, Petani Pemula Tak Tahu Harga Cabai Naik

Petani pemula warga tinggal di lereng Gunung Karang, tepatnya Kampung Balangendong, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang bernama Neng Sri menunjukan pohon cabai hasil tanamannya.

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID -Harga cabai di Pasar Badak Pandeglang sedang mengalami kenaikan signifikan. Khususnya harga cabai setan saat ini sudah tembus mencapai Rp90 Ribu sampai Rp100 Ribu per kilogram.

Harga cabai mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru juga terjadi di Pasar Badak Pandeglang dan Pasar Mandalawangi.

RelatedPosts

investasi Banten

Investasi Masuk Banten, Sudah Siapkah SDM Lokal?

Jumat, 2 Oktober 2026 18:59
Jabatan Eselon II dan III Cilegon

Wali Kota Cilegon Segera Isi Jabatan Eselon Dua dan Tiga yang Kosong

Jumat, 2 Oktober 2026 18:14
Fraksi PDI Perjuangan

PDI Perjuangan Walk Out saat Paripurna Jawaban Bupati Serang Tentang Raperda APBD 2027

Jumat, 2 Oktober 2026 18:05
Cek Kesehatan Gratis Cilegon

252 Ribu Warga Cilegon Ikut Cek Kesehatan Gratis, Gubernur Banten Soroti Hipertensi dan Diabetes

Jumat, 2 Oktober 2026 17:54

Salah satu petani pemula warga tinggal di lereng Gunung Karang, tepatnya Kampung Balangendong, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang bernama Neng Sri mengatakan, kalau dirinya tidak mengetahui kalau harga cabai sedang naik.

“Saya enggak tahu karena memang sekarang punya tanaman cabai sendiri. Jadi sudah lama gak beli lagi,” katanya Kamis, 11 Desember 2025.

Neng Sri menjelaskan, kalau dirinya mulai menanam cabai semenjak orangtuanya sudah sepuh. Sudah tidak bisa lagi menjalankan aktivitas bertani atau bercocok tanam.

“Hingga membuat lahan kebun sebelumnya produktif menjadi terlantar. Saya sebagai anaknya tentu merasa terpanggil untuk mengolah agar hasil panennya bisa bermanfaat buat ngasih orang tua dan keluarga,” katanya.

Neng Sri menerangkan, kebun orangtuanya ia garap secara otodidak dan menanam cabai. Jenis cabai ditanam ialah cabai setan.

“Untuk bibit cabainya karena saya pemula jadi bukan dari hasil penyemaian tapi beli. Terus langsung tanam,” katanya.

Neng Sri mengaku, kalau dirinya sekalipun pemula, dari garap lahan sampai tanam ia sendiri melakukan. Belajar otodidak dan sering menonton dari YouTube.

“Jadi tanam sendiri, awalnya 200 batang, sekarang sampai 1000 batang kita tambah,” katanya.

Penambahan tanaman cabai, ia lakukan setelah melihat masih luas area halaman kebun masih kosong. Jadi ditambah lagi.

“Ini kebun sebelumnya digarap oleh ayah saya. Namun karena sudah sepuh saya manfaatkan untuk tanam cabai,” katanya.

Lebih lanjut Neng Sri menyatakan, kalau dirinya belum tahu harga cabai sekarang ini. Jadi ini sebetulnya untuk iseng-iseng juga karena memang pokok pekerjaannya menjadi Wedding Organizer (WO) Kinanti.

“Saya sudah 25 tahun menjadi WO. Jadi sekarang ini karena sudah tua jadi beralih menjadi petani,” katanya.

Menjadi petani, Ia lakukan karena utuk mengisi waktu luang. Saat ini kebetulan pesanan juga sedang lengang.

“Biasa kita ngerias, kadang sewa tenda. Kalau lagi sepi, saya manfaatkan waktu untuk ngelola kebun tanam cabai dan sayuran lainnya,” katanya.

Jenis sayuran sedang ditanam dan sudah bisa panen itu sawi. Selain sawi ada juga bayam masih dalam masa pertumbuhan.

“Sedangkan untuk cabai sudah mulai berbuah dan mungkin baru bisa di panen matang itu satu bulan lagi. Jenis cabai di tanam cabai setan,” katanya.

Kalau harga cabai sekarang sedang naik, tentunya ia sangat bersyukur alhamdulillah. Dari coba-coba atau dari iseng bisa berhasil.

“Karena kalau melihat orangtuanya sedih, tanamannya gak hasil. Kita ngelihat sedih amat, makanya kita berpikir apa yang bisa ditanam agar berhasil maka kita pilih tanaman cabai aja,” katanya.

Mudah-mudahan, hasil tanam cabainya berhasil. Dikarenakan melihat orang tua sudah tidak bisa bertani lagi.

“Makanya kita bantu, menggantikan pekerjaan orang tua dan alhamdulillah cabai di tanam tumbuh subur. Semoga harganya masih tetap tinggi sampai awal Januari 2025,” katanya.

Neng Sri terlihat sumringah dan bahagia, setelah mengetahui harga cabai melonjak tajam.

“Kalau harganya tinggi kan nanti hasilnya bisa buat menutupi biaya produksi dan ngasih orangtua,” katanya.

Reporter : Purnama Irawan

Tags: harga cabaiPetani Pandeglangpetani pemula
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pertek BKN Terbit, PPPK Paruh Waktu di Pandeglang Segera Dilantik

Next Post

Miliki Satelit Sendiri, Layanan Perbankan BRI Mampu Jangkau Plosok Negeri dan Wilayah 3T

Next Post
Miliki Satelit Sendiri, Layanan Perbankan BRI Mampu Jangkau Plosok Negeri dan Wilayah 3T

Miliki Satelit Sendiri, Layanan Perbankan BRI Mampu Jangkau Plosok Negeri dan Wilayah 3T

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Kapolri

Suyudi Ario Seto Dilantik Jadi Kapolri, Keluarga Besar di Rangkasbitung Gelar Syukuran

Kamis, 1 Oktober 2026 16:09
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga di Rangkasbitung Ungkap Komjen Suyudi Ario Seto Gemar Menyantap Jojorong dan Sayur Sop

Kamis, 1 Oktober 2026 14:57
Kadispora Tangsel Mukroni mundur

Kadispora Tangsel Mukroni Mengundurkan Diri, H. Ika Ditunjuk Jadi Plt

Kamis, 1 Oktober 2026 13:33
Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Berasal dari Pandeglang, Komjen Suyudi Ario Seto Bakal Jabat Kapolri

Kamis, 1 Oktober 2026 10:28
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Mereda, Wisatawan Wajib Jaga Jarak 2 Kilometer

Rabu, 30 September 2026 06:34

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

investasi Banten

Investasi Masuk Banten, Sudah Siapkah SDM Lokal?

by Yusuf Permana
Jumat, 2 Oktober 2026 18:59
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Arus investasi yang terus masuk ke Provinsi Banten membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan...

Jabatan Eselon II dan III Cilegon

Wali Kota Cilegon Segera Isi Jabatan Eselon Dua dan Tiga yang Kosong

by Adam Fadillah
Jumat, 2 Oktober 2026 18:14
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar memastikan jabatan eselon II dan III yang masih kosong di lingkungan Pemerintah Kota...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.