LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, puluhan ribu wisatawan di prediksikan akan mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di daerah yang di pimpim Bupati Hasbi Jayabaya ini.
Sejumlah destinasi wisata yang diperkirakan akan banyak dijunjungi wisatawan diantanya Baduy, pantai sawarna, bagedur, Situ Cikoncang, Gunung luhur dan destinasi wisata liannya.
Lantatan itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak mengingatkan agar para pengelola wisata untuk tidak melakukan hal yang dapat merugikan dunia pariwisata di Kabupaten Lebak seperti menggetok atau mematok harga yang tinggi kepada wisatawan. Sehingga, menyebabkan wisatawan kapok datang lagi ke Lebak.
“Kita sudah minta kepada para pengelola untuk menyodorkan daftar menu berikut harganya kepada wisatawan. Sehingga para wisatan nyaman dan menyesuaikan isi dompet nya ketika akan transisksi. Satu lagi tak kalah penting agar antara satu warung dengan warung lainnya ada kesamaan harha untuk jenis barang yang sama,” kata Kabid Destinasi Disbudpar Lebak Usep Suparno, Senin 15 Desember 2025.
Selain itu pengelola wisata juga kata Usep agar menerapkan tiket yang telah mencover asuransi kesehatan dan keselamatan wisatawan.
“Untuk para wisatawan agar tetap waspada dengan sekitar lingkungan terutama hal-hal yang berkiatan dengan cuaca dan selalu mengutamakan kesehatan dan memantau anak-anak bagi yang membawa keluarga,” katanya.
Ia juga mengimbau para pengeloa wisata untuk memitigasi timbulnya bencana saat musim libur Nataru. Nataru tahun ini diperkirakan masih terjadi cuaca ekstrem.
“Kami terus berkoordinasi dengan Balawista terkait persiapan Nataru. Kami sudah sosialisasi dengan pengelola wisata maupun balawista. Kami juga meminta Balawista lebih waspada lagi dalam hal menjaga keselamatan. Kalau biasanya di pantai Sawarna 10 penjaga keamanan pantai Nataru ini bisa 20 orang,” kata Kabid Destinasi Disbudpar Lebak Usep Suparno, kemarin.
Ia juga mengingatkan kepada para pengelola wisata untuk tidak melakukan hal yang dapat merugikan dunia wisata di Kabupaten Lebak seperti menggetok atau mematok harga yang tinggi kepada wisatawan. Sehingga, menyebabkan wisatawan kapok datang lagi ke Lebak.
“Kita sudah minta kepada para pengelola untuk menyodorkan daftar menu berikut harganya kepada wisatawan. Sehingga para wisatan nyaman dan menyesuaikan isi dompet nya ketika akan transisksi. Satu lagi tak kalah penting agar antara satu warung dengan warung lainnya ada kesamaan harha untuk jenis barang yang sama,” jelasnya.
Selain itu pengelola wisata juga kata Usep agar menerapkan tiket yang telah mencover asuransi kesehatan dan keselamatan wisatawan.
“Untuk para wisatawan agar tetap waspada dengan sekitar lingkungan terutama hal-hal yang berkiatan dengan cuaca dan selalu mengutamakan kesehatan dan memantau anak-anak bagi yang membawa keluarga,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











