• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Cilegon

Jelang Nataru, Cuaca Buruk Dorong Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah di Banten

Adam Fadillah by Adam Fadillah
Jumat, 19 Desember 2025 17:02
in Cilegon
0
Jelang Nataru, Cuaca Buruk Dorong Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah di Banten
0
SHARES
105
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kenaikan harga pangan Banten terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Sejumlah komoditas utama, seperti cabai dan bawang merah, mengalami lonjakan harga akibat cuaca buruk.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Babar Suharso, menjelaskan kenaikan harga dipicu gangguan cuaca di sentra produksi luar daerah. Kondisi tersebut menghambat pasokan ke wilayah Banten.

Babar menyebut fluktuasi harga pangan merupakan siklus tahunan. Faktor cuaca dan masa panen sangat memengaruhi stabilitas harga.

“Harga yang bergejolak memang sangat bergantung pada cuaca dan musim panen,” ujar Babar, Jumat, 19 Desember 2025, di Aula Setda Kota Cilegon.

Ia menjelaskan banjir melanda sejumlah daerah penghasil bawang merah dan cabai. Sentra produksi tersebut berada di luar Provinsi Banten.

Akibat gangguan itu, pasokan ke pasar Banten berkurang. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga di tingkat konsumen.

“Beberapa sentra produksi bawang merah dan cabai mengalami banjir, sehingga pasokannya ke Banten sempat terganggu,” jelasnya.

Meski demikian, Babar memastikan kenaikan harga tidak akan berlangsung lama. Pemerintah daerah telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Untuk komoditas bawang merah, Banten telah menjalin kerja sama distribusi dengan daerah penghasil utama. Salah satunya Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

“Di Cilegon sudah lama ada kerja sama dengan Brebes. Kalau pun naik, tidak akan lama karena wilayah penghasilnya luas dan masih ada panen daerah lain,” katanya.

Sementara itu, untuk komoditas cabai, Pemerintah Provinsi Banten melakukan berbagai langkah pengendalian. Dinas Pertanian telah melakukan penanaman meski skalanya belum besar.

Selain itu, Disperindag Banten terus berkomunikasi dengan daerah penghasil. Pasokan cabai dipasok melalui pasar induk Tanah Tinggi dan Rau.

“Kami menanam cabai melalui Dinas Pertanian dan terus berkoordinasi dengan sentra produksi agar pasokan ke Banten tetap aman,” ujarnya.

Babar menambahkan, harga cabai kini mulai menunjukkan tren penurunan. Sebelumnya, harga cabai sempat menyentuh Rp80 ribu per kilogram.

“Sekarang harga cabai mulai turun. Permintaan di Banten saat Nataru tidak terlalu melonjak, sehingga harga mulai terkendali,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Banten memastikan terus memantau perkembangan harga pangan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan tenang.

Reporter: Adam Fadillah

Editor: Aas Arbi 

Tags: Disperindag BantenHarga Sembakoharga sembako jelang natalinflasi daerahNataru
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

ASTRA Tol Tangerang–Merak Prediksi Lalu Lintas Nataru 2025/2026 Meningkat 3 Persen

Next Post

Amankan Nataru 2026, Kapolda Banten Kerahkan 2.835 Personel Gabungan

Next Post
Amankan Nataru 2026, Kapolda Banten Kerahkan 2.835 Personel Gabungan

Amankan Nataru 2026, Kapolda Banten Kerahkan 2.835 Personel Gabungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

58,2 Persen Siswa SD di Lebak Sudah Diimunisasi Campak

58,2 Persen Siswa SD di Lebak Sudah Diimunisasi Campak

by Nurabidin
Senin, 24 Agustus 2026 10:42
0

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak tengah melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026. Program tersebut menyasar siswa...

Konsep Otomatis

Komplotan Spesialis Curi Pikap Dibekuk Polda Banten, Beraksi di 14 Lokasi 

by Fahmi
Senin, 24 Agustus 2026 10:30
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Komplotan spesialis pencurian mobil pikap diringkus personel Resmob Ditreskrimum Polda Banten. Para pelaku diduga terlibat dalam pencurian...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.