PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menekan inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
DPKP Pandeglang melaksanakan kegiatan tersebut di halaman kantor DPKP sebagai lokasi utama pelaksanaan. Selain itu, instansi ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah di ruang publik agar masyarakat lebih mudah mengakses kebutuhan pokok.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan DPKP Pandeglang, Sopiah, menyatakan pihaknya rutin menggelar program tersebut setiap pekan menjelang HBKN, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Setiap hari Selasa kami menggelar gerakan pangan murah dan pasar tani di lingkungan kantor DPKP. Selain itu, setiap hari Minggu kegiatan juga digelar di Alun-alun Pandeglang,” kata Sopiah, Rabu, 4 Februari 2026.
Melalui program ini, DPKP Pandeglang berupaya mengendalikan inflasi daerah sekaligus menekan lonjakan harga bahan pangan yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Oleh karena itu, instansi tersebut menghadirkan berbagai komoditas strategis yang rawan mengalami kenaikan harga.
Dalam Gerakan Pangan Murah tersebut, DPKP Pandeglang menjual sejumlah kebutuhan pokok, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur, serta komoditas strategis lainnya. DPKP menetapkan harga jual di bawah harga pasar meski selisihnya tidak terlalu besar.
Sopiah memastikan kebijakan tersebut tetap membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan lebih ringan. Selain itu, DPKP Pandeglang juga membuka peluang pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayah lain sesuai kebutuhan masyarakat.
DPKP Pandeglang merencanakan pelaksanaan program ini hingga periode HBKN berakhir, termasuk menjelang Idul Fitri. Penyelenggara menyesuaikan jadwal pelaksanaan dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Terkait ketersediaan pasokan, DPKP Pandeglang memastikan stok pangan di wilayah Pandeglang masih aman hingga tiga bulan ke depan. Saat ini, produksi beras mulai memasuki masa panen sehingga kondisi stok relatif stabil.
Meski demikian, DPKP Pandeglang tetap mewaspadai potensi kenaikan harga sejumlah komoditas, seperti minyak goreng, telur, daging ayam, daging sapi atau kerbau, serta gula pasir menjelang HBKN.
Sebagai langkah lanjutan, DPKP Pandeglang berupaya memperluas pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ke sejumlah kecamatan guna menekan inflasi pangan di daerah. Program ini juga mendapat respons positif dari masyarakat karena membantu memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.
DPKP Pandeglang turut mengimbau masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan dan menghindari panic buying agar ketersediaan stok tetap terjaga dan harga tetap stabil.
“Kami mengimbau masyarakat berbelanja sesuai kebutuhan agar stok tetap tersedia dan harga tetap stabil,” ujar Sopiah.
Editor: Aas Arbi











