LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – BPBD Lebak meminta warga waspada pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Lebak dalam sepekan terakhir. Kondisi cuaca ini berpotensi menimbulkan bencana yang mengancam keselamatan warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat cuaca ekstrem berisiko memicu pohon tumbang, tanah longsor, jalan amblas, hingga banjir di sejumlah wilayah.
Sekretaris BPBD Lebak Febby Rizky Pratama menyampaikan imbauan tersebut menyusul kejadian pohon tumbang yang menimpa rumah warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pohon tumbang seperti yang terjadi di Kampung Ciboleger Barat, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar,” kata Febby, Jumat, 19 Desember 2025.
Febby menjelaskan, peristiwa pohon tumbang terjadi pada Rabu, 17 Desember 2025. Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada rumah warga.
Pohon tumbang menimpa bagian atap rumah. BPBD Lebak mengategorikan kerusakan tersebut sebagai rusak sedang. Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
BPBD Lebak langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga.
“Kami sudah melakukan evakuasi pohon tumbang. Kami juga mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar saat cuaca mendung atau hujan,” ujarnya.
Selain itu, BPBD Lebak meminta warga melakukan langkah pencegahan mandiri. Salah satunya dengan memangkas pohon besar yang berada di sekitar rumah.
Febby menilai banyak pohon besar memiliki dahan yang menjulur ke arah bangunan. Kondisi tersebut meningkatkan risiko saat hujan deras dan angin kencang.
“Sebagai bentuk antisipasi, kami menyarankan warga memangkas pohon yang menjulur ke arah rumah agar terhindar dari bencana pohon tumbang,” katanya.
BPBD Lebak mengimbau masyarakat segera melapor jika melihat potensi bahaya di lingkungan sekitar. Langkah ini penting untuk meminimalisir dampak bencana selama musim hujan.
Reporter: Nurabidin
Editor: Aas Arbi











