SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mulai menyalurkan bantuan bagi para korban banjir yang berada di Desa Ranca Sanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.
Bantuan disalurkan langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah pada Minggu 21 Desember 2025.
Diketahui, banjir yang melanda Cinangka merendam kurang lebih sebanyak 250 rumah dengan ketinggian hingga 150 centimeter. Banjir diakibatkan oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga mengakibatkan rawa danau meluap.
Dalam kunjungannya, Bupati Ratu Zakiyah menyapa warga yang tinggal di tenda pengungsian yang berlokasi di Kampung Pabuaran. Tak lupa ia pun kemudian membagikan makanan cepat saji kepada para pengungsi.
Tak hanya itu, Ratu Zakiyah juga meninjau para korban banjir yang berada di Kampung Kajeroan yang lebih memilih untuk bertahan di rumahnya masing-masing.
Ratu Zakiyah mengatakan, banjir yang terjadi akibat intensitas hujan tinggi sehingga mengakibatkan meluapnya rawa danau.
Ia memastikan, akan mengoordinasikan dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) dan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meninjau lokasi banjir.
”Infonya BBWSC3 sudah melihat kesini, mungkin nanti kita minta tolong turunkan alat excavator di daerah sini, untuk menormalisasi sungai dulu untuk tahap pertama,” katanya, Minggu 21 Desember 2025.
Ratu Zakiyah mengaku merasa prihatin atas bencana banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Serang. ”Ada yang tidak mau di evakuasi, karena mereka khawatir ada hal yang mungkin merusak dari isi yang ada di dalam rumah, atau ada yang hilang,” ujarnya.
Yang lebih menyayat hati, lanjut Ratu Zakiyah ada warga yang tidak ingin di evakuais meski kondisinya dalam keadaan sakit. ”Saya sampaikan kepada pihak desa dan BPBD yang ada disini tim relawan untuk yang tidak bisa di evakuasi dalam keadaan sakit atau apa, kita harus memastikan bahwa warga kita mendapatkan makanan yang cukup, nanti minta di antar ke lokasi atau ke rumah warga tersebut,” ucapnya.
Pihaknya memastikan, sudah menedirikan dapur umum untuk memastikan warga terdampak banjir tidak kekurangan makanan. ”Dapur umum tempat memasak untuk semua warga,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana












