TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Peluang bisnis dan investasi di kota mandiri Paramount Petals semakin menjanjikan seiring dengan pengembangan kawasan yang terus berjalan dan fasilitas kota yang kian lengkap.
Berbagai faktor pendukung usaha di kota mandiri baru telah terpenuhi, mulai dari perencanaan jangka panjang, captive market dari hunian yang terus bertambah, hingga aksesibilitas yang semakin mudah.
Sebagai bentuk komitmen dalam membangun kota berkelanjutan sesuai kampanye “Growth is Certain”, Paramount Petals menghadirkan area komersial terbaru bertajuk Indica Grande. Kawasan ini dirancang untuk mengakomodasi beragam kebutuhan dan skala bisnis.
Indica Grande berlokasi strategis, hanya berjarak sekitar dua menit dari South Gate dan Community Club Paramount Petals. Area komersial ini dikelilingi empat klaster hunian, yakni Aster, Canna, dan Gardenia yang telah dihuni, serta klaster Lily yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Mengusung konsep gateless dan multi-access, Indica Grande menawarkan fleksibilitas bagi berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, barbershop, petshop, hingga beragam bisnis lainnya.
Dari sisi pemasaran, Indica Grande ditawarkan dengan berbagai pilihan skema pembayaran, di antaranya Supercash, KPR dengan DP 5 persen, tunai bertahap DP 10 persen tenor 18 kali, DP 20 persen tenor 36 kali, DP 30 persen tenor 48 kali, hingga tunai bertahap tanpa DP dengan tenor 24, 36, dan 48 kali. Setiap unit juga dilengkapi dua unit AC, dua IP CCTV, serta bebas iuran pengelolaan lingkungan (IPKL) selama 12 bulan.
Direktur Sales & Marketing Paramount Land, Chrissandy Dave, menjelaskan bahwa Paramount Petals dikembangkan melalui perencanaan matang dengan grand masterplan yang mencakup tiga zona utama, yaitu South Petals, North Petals, dan West Petals.
“Saat ini, fokus pengembangan berada di South Petals, dengan pembangunan properti, fasilitas, dan infrastruktur kawasan yang berjalan secara paralel,” ujar Chrissandy, Jumat, 26 Desember 2025.
Menurutnya, pengembangan kota mandiri ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan nilai kota, kualitas lingkungan, pertumbuhan ekonomi lokal, serta nilai investasi bagi konsumen, penghuni, dan masyarakat sekitar.
Chrissandy juga menambahkan, Paramount Petals akan segera didukung akses tol langsung Jakarta–Tangerang KM 25 yang kini memasuki tahap penyelesaian dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2026. Kehadiran akses tol tersebut diyakini akan meningkatkan konektivitas kawasan, mempermudah mobilitas penghuni, serta memperkuat posisi Paramount Petals sebagai pusat persimpangan strategis.
“Fasilitas tol langsung ini memberikan keunggulan kompetitif bagi Paramount Petals dibandingkan pengembangan properti lainnya di kawasan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Direktur Planning & Design Paramount Land, Henry Napitupulu, mengatakan bahwa kehadiran Indica Grande diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi di Paramount Petals. Area komersial berkonsep grande ini menawarkan fleksibilitas untuk berbagai jenis bisnis.
Indica Grande hadir dengan bangunan dua lantai bergaya modern dan warna natural yang elegan. Tersedia dalam ukuran L4,5×10 dan L4,5×12 untuk tipe reguler, dengan harga kompetitif mulai dari Rp 1,5 miliar.
“Paramount Petals berkomitmen membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan dengan menghadirkan anchor tenant yang dikurasi sesuai potensi wilayah,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











