LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID — Layanan Kereta Api Petani dan Pedagang tetap beroperasi setiap hari selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kereta ini menjadi andalan masyarakat, khususnya petani dan pedagang, dalam menunjang aktivitas ekonomi harian di tengah libur panjang.
Kereta Petani dan Pedagang yang dioperasikan KAI Commuter sejak 1 Desember 2025 melayani rute Merak–Rangkasbitung. Layanan tersebut terintegrasi dalam perjalanan Commuter Line Merak dan tetap beroperasi tanpa penghentian selama periode Nataru.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan selama masa Nataru, tepatnya 18–26 Desember 2025, jumlah pengguna Kereta Petani dan Pedagang tercatat sebanyak 1.295 orang.
“Selama masa Nataru ini, rata-rata pengguna Kereta Petani dan Pedagang sekitar 130 orang per hari. Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan rata-rata pengguna pada hari biasa sebelum libur Natal,” ujar Karina kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 27 Desember 2025.
Menurut Karina, data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan normal meski memasuki masa libur panjang. Kehadiran Kereta Petani dan Pedagang dinilai berperan penting sebagai penggerak roda perekonomian rakyat di wilayah operasionalnya.
Stasiun Cikeusal tercatat menjadi pusat aktivitas tertinggi naik dan turun penumpang Kereta Petani dan Pedagang. Lokasinya yang berdekatan dengan Pasar Cikeusal menjadikan stasiun ini sebagai titik vital pergerakan petani dan pedagang.
“Selama periode Nataru, tercatat 367 penumpang turun dan 366 penumpang naik di Stasiun Cikeusal,” jelas Karina.
Secara keseluruhan, KAI Commuter mengoperasikan satu rangkaian kereta dengan 14 perjalanan Commuter Line Merak setiap hari. Selama periode 18–26 Desember 2025, jumlah pengguna Commuter Line Merak mencapai 129.448 orang, atau rata-rata lebih dari 14 ribu penumpang per hari.
“Hadirnya layanan Commuter Line Merak serta Kereta Petani dan Pedagang ini merupakan dukungan nyata KAI Group terhadap laju perekonomian rakyat yang tetap bergerak selama libur Natal dan Tahun Baru,” pungkas Karina.***
Editor : Krisna Widi Aria











