SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengelola objek wisata pantai di Kecamatan Anyar dan Cinangka mengeluhkan jumlah kunjungan wisatawan yang mengalami penurunan saat libur Natal 2025.
Hal itu diakibatkan karena kondisi cuaca di Anyar dan Cinangka yang diguyur hujan dan informasi hoax yang beredar di media sosial tentang bencana alam.
Pengelola wisata Pantai Florida, Kecamatan Anyar, Neng Novi mengaku bahwa untuk kunjungan wisatawan saat momen libur Natal cukup ramai apabila dibandingkan dengan libur weekend.
Namun, apabila dibandingkan dengan momen libur Natal tahun-tahun sebelumnya, jumlah kunjungannya lebih sedikit.
“Dibanding tahun lalu lebih sedikit, paling saat ini cuma 15 persennya,” katanya, Minggu, 28 Desember 2025.
Ia mengungkapkan, salah satu faktor yang mengakibatkan turunnya jumlah wisatawan ialah karena kondisi cuaca di Anyar-Cinangka yang diguyur hujan. Selain itu, juga diakibatkan informasi hoax yang beredar di media sosial.
Ia mengungkapkan, hari ini, ada sekitar 371 wisatawan yang sudah datang ke pantai Florida. Per orang dikenakan tarif sebesar Rp 10 ribu.
“Sistemnya bukan per motor, jadi dihitung per orang. Lalu kita juga tidak dikenakan biaya parkir, parkirnya free,” ujarnya.
Ia mengatakan, selama kurang lebih empat hari periode libur Natal, jumlah kunjungannya relatif masih sedikit. Paling banyak ada pada hari Minggu, yakni 371 penumpang.
Ia mengungkapkan, pada momen libur akhir tahun, biasanya puncak kunjungan wisatawan akan terjadi pada momen libur tahun baru, yakni tanggal 31 Desember maupun tanggal 1 Januari.
“Kemarin cuman 109 orang. Perkiraan puncaknya nanti ada di tanggal 31 (Desember 2025-red), kita berharap tidak ada informasi yang aneh sehingga kunjungan wisata bisa maksimal,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











