CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon, Robinsar, meninjau langsung lokasi longsor di Lingkungan Pasir Salam, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Selasa (30/12/2025).
Longsor terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat selama dua hari berturut-turut.
Di lapangan, material tanah longsor terlihat menyebabkan badan jalan menggantung dan berpotensi putus apabila tidak segera ditangani. Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama bagi warga setempat.
Robinsar mengatakan, peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon.
Selain banjir, longsor juga dilaporkan terjadi di kawasan Pasir Salam yang berada di wilayah perbukitan.
“Kemarin curah hujan cukup tinggi, banyak titik di Kota Cilegon terdampak banjir. Selain itu, ada laporan longsoran di Pasir Salam, Gerem, di atas gunung. Hari ini kita tindak lanjuti langsung,” kata Robinsar kepada wartawan.
Ia mengaku telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melalui Bidang Bina Marga, untuk segera melakukan penanganan darurat.
“Tadi langsung kita komunikasikan agar segera dilakukan penanganan dengan pemasangan tembok penahan tanah (TPT), dilanjutkan pengerasan jalan dan pembuatan saluran air. Karena air hujan ini turun membuat jalur sendiri,” ujarnya.
Menurut Robinsar, terdapat dua titik longsor di kawasan tersebut yang berdampak langsung terhadap sekitar 88 kepala keluarga. Jika tidak segera ditangani, akses jalan warga berpotensi terputus dan menghambat mobilitas masyarakat.
“Ini akses satu-satunya. Kalau tidak segera ditindak, nanti akses terputus dan mobilitas warga akan sangat terganggu,” tegasnya.
Robinsar juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Ia meminta peran aktif RT dan RW untuk mengondisikan lingkungan yang rawan bencana.***











