SERANG, RADARBANTEN.CO.ID — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Banten menggelar refleksi akhir tahun 2025 dengan membeberkan sejumlah catatan kritis terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sepanjang tahun ini.
Evaluasi tersebut disampaikan dalam forum diskusi bertema “Banten Kemarin dan Banten Esok” yang melibatkan aktivis mahasiswa serta awak media. Kegiatan ini digelar di Ruang Rapat Fraksi PKS DPRD Banten, Selasa (30/12/2025).
Diskusi akhir tahun ini menjadi ruang refleksi atas hampir satu tahun jalannya pemerintahan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Banten, Juheni M. Rois, mengatakan kegiatan refleksi ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi Fraksi PKS dalam melakukan evaluasi serta memberikan masukan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Alhamdulillah, hari ini, 30 Desember, kami menggelar refleksi akhir tahun bersama mahasiswa sebagai bentuk evaluasi Fraksi PKS dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ujar Juheni.
Menurutnya, secara umum Fraksi PKS memberikan apresiasi terhadap sejumlah program Pemprov Banten yang dinilai berjalan baik, seperti pembangunan infrastruktur jalan, sektor pendidikan, serta program sekolah gratis yang menjadi perhatian pemerintah daerah.
Namun demikian, Fraksi PKS juga menyoroti sejumlah tantangan ke depan, khususnya terkait penanganan kebencanaan dan revitalisasi sungai. Juheni menilai, berkaca dari musibah banjir besar yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera, pemerintah daerah perlu lebih serius menyiapkan langkah mitigasi bencana.
“Kami berharap Pemprov Banten dapat menjadikan musibah banjir di daerah lain sebagai pelajaran penting. Revitalisasi sungai di Banten perlu mendapat perhatian serius, sementara anggaran yang tersedia saat ini masih belum memadai,” katanya.
Ia berharap ke depan alokasi anggaran untuk penanganan dan pencegahan bencana dapat diperkuat agar risiko bencana di Banten dapat diminimalisasi.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Banten, Gembong R. Sumedi, menyampaikan refleksi akhir tahun ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait perjalanan pemerintahan selama 2025, sekaligus melihat peluang dan tantangan di tahun 2026.
“Kami membutuhkan masukan dan informasi terkait kinerja Pemprov Banten yang dipimpin Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah. Ini penting agar Fraksi PKS dapat memberikan saran konstruktif demi perbaikan di tahun 2026,” ujar Gembong.
Ia menegaskan, sebagai bagian dari unsur legislatif, Fraksi PKS berkomitmen untuk terus menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah daerah.
“Kami berharap capaian di tahun 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tahun 2025, dengan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Banten,” pungkasnya.***











