PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026, tingkat hunian kamar hotel dan akomodasi di Kabupaten Pandeglang, Banten, mencapai 80 persen hingga mendekati 100 persen. Puncak kunjungan wisatawan diperkirakan terjadi pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.
Berdasarkan data sementara Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pandeglang, okupansi hotel dan akomodasi selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menunjukkan tren positif, meski masih bervariasi antarwilayah.
Ketua PHRI Pandeglang, Widiasmanto, mengatakan sejumlah akomodasi di kawasan wisata unggulan seperti Tanjung Lesung dan Carita telah mencatat tingkat hunian di atas 80 persen. Bahkan, vila dan cottage di kawasan tersebut sudah mendekati penuh.
“Dalam satu kawasan saja, tingkat okupansinya biasanya berbeda-beda, tergantung lokasi, paket, serta harga yang ditawarkan,” kata Widiasmanto saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (30/12/2025).
Menurut Widiasmanto, wisatawan cenderung memilih akomodasi yang berada di lokasi strategis, seperti di tepi pantai atau di dalam kawasan wisata terpadu.
Sementara itu, hotel dan penginapan yang berada di luar kawasan utama atau yang masih tergolong baru memiliki tingkat hunian yang relatif lebih rendah.
Ia menilai pola kunjungan wisatawan pada libur Nataru tahun ini relatif sama dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Lonjakan hunian biasanya terjadi pada tanggal-tanggal tertentu, terutama menjelang dan saat pergantian tahun.
“Biasanya puncaknya pada malam Tahun Baru. Hampir seluruh hotel dan resor penuh, khususnya yang berada di kawasan pantai,” ujarnya.
Widiasmanto menambahkan, pada Hari Natal lalu tingkat hunian hotel dan akomodasi di Pandeglang juga mengalami peningkatan.
Sejumlah hotel dan vila di kawasan wisata pantai mencatat okupansi di atas 85 persen. Bahkan, beberapa akomodasi favorit telah terisi penuh, sementara penginapan di luar kawasan utama masih berada pada tingkat hunian menengah.***











