LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sumar, salah seorang korban kecelakaan lalu lintas yang dikabarkan melibatkan anak anggota DPRD Kabupaten Serang, meninggal dunia pada Rabu pagi, 31 Desember 2025, di RS Hermina Ciruas.
Sumar mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut. Saat pertama kali dibawa ke RSUD Adjidarmo usai kejadian pada Senin, 29 Desember 2025, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri. Pada malam harinya, Sumar kemudian dirujuk ke RS Hermina Ciruas dan menjalani operasi kepala pada Selasa, 30 Desember 2025.
Pada Rabu hari ini, korban dinyatakan meninggal dunia dan akan dimakamkan di rumah duka yang berlokasi di Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak.
Kepergian Sumar meninggalkan duka mendalam bagi keluarga serta keluarga besar Pondok Pesantren Turus, Pandeglang. Almarhum diketahui merupakan salah satu tenaga pengajar di pondok pesantren tersebut dan telah mendedikasikan hidupnya untuk dunia pendidikan.
Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pondok Pesantren Turus Pandeglang Mahzumi, atas nama keluarga dan keluarga besar Pondok Pesantren Turus menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami turut berduka cita. Almarhum dedikasinya terhadap pondok pesantren sangat luar biasa,” ungkap Mahzumi.
Ia berharap kepada pihak kepolisian untuk menangani dan menyelesaikan kasus kecelakaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Apalagi diduga sopir dari kendaraan yang menabrak masih di bawah umur dan dari keluarga anggota DPRD Kabupaten Serang.
Sebagaimana diketahui, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil dan tiga sepeda motor terjadi di ruas Jalan Cikande–Rangkasbitung. Peristiwa tersebut berlangsung di Kampung Ketug, dekat Kantor Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, pada Senin, 29 Desember 2025, sekitar pukul 15.10 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sebuah mobil Honda Jazz berwarna putih dengan nomor polisi B 1211 SDI melaju dari arah Rangkasbitung menuju Cikande. Saat hendak menyalip sepeda motor di depannya, pengemudi mobil tiba-tiba membanting setir ke kanan.
Akibatnya, mobil tersebut menabrak tiga sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan. Adapun kendaraan roda dua yang terlibat masing-masing adalah Honda Vario bernomor polisi AB 3532 BN, Honda Vario bernomor polisi A 5685 NX, serta Yamaha Aerox bernomor polisi B 6972 JCR.
Salah satu pengendara sepeda motor tersebut adalah Sumar.
Menurut Angga, warga Desa Citeras, pengemudi mobil diketahui bernama Revan, seorang siswa kelas III SMA. Ia menyebutkan bahwa Revan merupakan anak salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang yang berdomisili di wilayah Curugsari, Serang.
“Jumlah korban total ada lima orang, termasuk satu balita. Saat kejadian semua korban mengalami luka-luka dan tidak ada yang meninggal dunia. Dua korban merupakan warga Kampung Tutul, satu warga Salahaur dalam kondisi kritis, satu pasangan suami istri asal Pandeglang yang membawa balita, serta satu korban lainnya merupakan pegawai Aplus,” ungkap Angga, Selasa, 30 Desember 2025.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Haris Setyawan, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat serta mendata para korban di rumah sakit.
“Pengemudi mobil baru pulang berolahraga dari Stadion Ona. Kemungkinan dalam kondisi kelelahan dan mengantuk. Pemeriksaan urine sudah dilakukan dan hasilnya negatif,” ujar Ipda Haris.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat mengalami kemacetan sebelum akhirnya kembali normal.
Reporter: Aas Arbi











