LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID– Penyerang Rafael Struick menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada rekan sesama pemain Ilija Spasojevic, usai terlibat insiden panas di laga BRI Super League antara Dewa United dan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin 5 Januari 2025.
Aksi itu sempat memicu keributan di lapangan setelah Struick menendang bola mengenai Spasojevic yang sedang terjatuh.
Insiden tersebut berakhir dengan Struick diganjar kartu merah langsung oleh wasit, membuat Dewa United bermain dengan 10 pemain hingga peluit akhir pertandingan.
Namun di luar lapangan, konflik itu diselesaikan secara dewasa melalui permintaan maaf yang disampaikan Struick secara pribadi.
Melalui pesan yang dikirimkan ke akun media sosial Spasojevic, Struick menegaskan bahwa tindakannya bukanlah masalah pribadi.
Ia mengakui terbawa emosi dalam situasi pertandingan yang intens dan menyatakan penyesalan atas apa yang terjadi di lapangan.
“Saudaraku, hari ini bukan masalah pribadi. Aku bertindak karena emosi dan itu tidak baik. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” tulis Struick dalam pesan tersebut dikutip dari Instagram @spasogoal, Rabu 7 Januari 2025.
Tanggapan Spasojevic atas permintaan maaf itu mencerminkan sportivitas tinggi. Spasojevic menilai bahwa kesalahan tersebut merupakan bagian dari dinamika permainan dan mengajak Struick untuk belajar dari pengalaman itu demi karier sepak bolanya ke depan.
“Apa pun yang dibutuhkan tim, peran berbeda, komitmen sama,” tulis Spasojevic di akun Instagramnya, sambil menyebut bahwa insiden tersebut tidak mengurangi rasa hormatnya kepada rekan sesama pemain.
Momen itu pun mendapat sorotan positif dari pengamat sepak bola Indonesia. Bahkan Spasojevic memberikan dukungan kepada Struick, menganggap insiden tersebut sebagai pengalaman penting dalam perjalanan karier pemain muda tersebut.
Meski insiden telah terjadi, tindakan sportif ini menjadi contoh bagi pemain lain dalam menyikapi konflik di atas lapangan dengan cara yang dewasa.
Dukungan dan permintaan maaf yang tulus dipercaya dapat memperkuat hubungan antar pemain di tengah kompetisi yang sengit.
Editor Daru











