SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang anak laki-laki penyandang tunawicara asal Kampung Wanasaba, Desa Toyomerto, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, ditemukan tewas di Sungai Cibanten, Kampung Kedung Cinde, Kelurahan Kasemen, Kota Serang, Kamis (8/1/2026).
Korban berinisial MW (9) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung dievakuasi petugas kepolisian bersama warga ke RSUD Kota Serang.
“Jasad anak korban ditemukan tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB,” ujar Kapolsek Kasemen, Iptu Ahmad Nasihin, Kamis kemarin.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui sedang bermain di dekat sungai sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, korban diduga terperosok ke sungai dan terseret arus.
Peristiwa tersebut sempat dilihat oleh adik korban berinisial D.
“Adiknya melihat korban terperosok ke sungai lalu terbawa arus,” kata Nasihin.
Mengetahui kejadian tersebut, ibu korban yang panik langsung mendatangi lokasi dan meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Namun hingga beberapa waktu kemudian, korban belum ditemukan di lokasi awal kejadian.
“Warga sudah melakukan pencarian, namun korban tidak ditemukan di lokasi tenggelam,” ujarnya.
Jasad korban akhirnya ditemukan terbawa arus hingga ke wilayah Kasemen oleh dua orang warga bernama Usni dan Bahri.
“Korban ditemukan di daerah Kasemen, kemudian warga melaporkan ke pihak kepolisian,” jelas Nasihin.
Petugas Polsek Kasemen selanjutnya berkoordinasi dengan Polresta Serang Kota dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Serang untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Ps Kasi Humas Polresta Serang Kota, Ipda Raden M. Maulani, mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar sungai atau lokasi berbahaya lainnya.
“Kami mengimbau orang tua untuk memastikan anak-anak bermain di tempat yang aman dan dalam pengawasan. Kami turut berduka cita atas kejadian ini dan berharap tidak terulang kembali,” tuturnya.*











