CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Cilegon sejak Minggu malam hingga Senin 12 Januari 2025 menyebabkan banjir di sejumlah wilayah.
Salah satu dampak paling dirasakan terjadi di Lingkungan Karangtengah, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, yang memaksa SD Kedaleman 2 meliburkan kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan pantauan Radar Banten di lokasi, banjir menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Bahkan di titik terparah, tepatnya di RT 04, ketinggian air dilaporkan sudah mencapai pinggang orang dewasa.
Genangan mulai naik sekitar satu jam setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Minggu 11 Januari 2025 malam. Air semakin tinggi setelah hujan kembali turun dengan intensitas lebat pada Senin pagi.
Akibat banjir yang terus meninggi, air masuk ke sejumlah ruang kelas SD Kedaleman 2 sehingga pihak sekolah terpaksa meliburkan siswa lebih awal demi keselamatan.
Salah satu warga Karangtengah, Avni, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan anak-anak dipulangkan karena ruang kelas sudah tergenang air.
“Tadi anak-anak itu diliburkan. Sekitar jam 10 diminta pulang karena air sudah masuk ke ruang kelas, jadi jam 10-an sudah pada pulang,” ujarnya.
Avni menjelaskan, banjir di Karangtengah kerap terjadi karena wilayah tersebut merupakan titik pertemuan aliran air dari Karang Anyar dan Kali Cibeber.
“Air dari mana-mana ketemunya di sini. Dari Karang Anyar sama Kali Cibeber. Di sini airnya enggak jalan, malah ngebalik, apalagi kalau ada rob,” katanya.
Meski demikian, ia menyebut banjir kali ini tidak separah kejadian sebelumnya yang sempat merendam wilayah tersebut selama beberapa hari.
“Kalau sebelumnya itu banjir sampai lima hari enggak surut, ketinggiannya sampai dada orang dewasa,” ungkapnya.
Editor: Bayu Mulyana











