CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon belum menjalani asesmen potensi dan kompetensi sebagai syarat masuk dalam sistem manajemen talenta.
BKPSDM Kota Cilegon saat ini memprioritaskan asesmen bagi pejabat struktural.
Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, mengatakan dari total sekitar 4.164 PNS, baru 1.107 orang yang telah memiliki data asesmen dan masuk ke dalam sistem manajemen talenta.
“Sisa sekitar 3.000an itu kita prioritaskan yang pemangku jabatan yang duduk di jabatan eselon dua, eselon tiga, eselon empat walaupun beberapa eselon ada yang belum,” ujarnya.
Menurut Joko, tidak semua kelompok ASN menjadi prioritas asesmen dalam tahap awal penerapan manajemen talenta. Tenaga kesehatan dan guru untuk sementara waktu dikesampingkan.
“Sementara tenaga kesehatan dan guru kita kesampingkan dulu,” katanya.
Ia menjelaskan, hal tersebut dilakukan karena pada dasarnya guru dan tenaga kesehatan sudah memiliki kompetensi yang jelas sesuai bidang tugasnya masing-masing.
“Seorang guru misalkan guru matematika sudah pasti dia punya kompetensi di bidang mengajar dia. Bidan ya otomatis dia punya kompetensi di urusan tugas dia,” jelas Joko.
Meski demikian, BKPSDM tidak menutup kemungkinan asesmen akan dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh ASN, termasuk guru dan tenaga kesehatan, apabila dukungan anggaran memungkinkan.
“Nanti bertahap kalo memang kita ada anggaran mungkin sebaiknya semua kita asesmen termasuk guru, benar gak dia mengajar matematika sejauh mana tingkat kemampuannya,” tandasnya.
Reporter : Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











