PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID.-Wakil Ketua III DPRD Pandeglang, MM Fuhaira Amin memenuhi undangan mahasiswa STISIP Banten Raya yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang.
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang MM Fuhaira Amin memenuhi undangan dalam pelatihan media sosial dan public speaking.
Dalam balutan diskusi santai tapi berisi, MM Fuhaira Amin berbagi ilmu public speaking khusus untuk para pelaku UMKM setempat agar lebih lihai meyakinkan konsumen.
Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja mengucapkan, terima kasih kepada Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang MM Fuhaira Amin yang telah meluangkan waktunya mengisi acara di Desa Bandung.
“Memberikan wejangan sebagai kunci untuk memajukan potensi desa,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 29 Januari 2026.
Desa Bandung memiliki potensi perikanan. Yakni Ikan Mas Si Nyonya
yang menjadi ikon utama Desa Bandung.
“Lalu sektor pariwisata ada Mina Agrowisata Bukit Sinyonya. Yang menawarkan 12 wahana, termasuk edukasi budidaya ikan, tracking sepeda, camping ground, hingga memanen padi,” katanya.
Selanjutnya, anyaman pandan. Masyarakat mengolah daun pandan menjadi produk kerajinan tangan yang menjadi salah satu daya tarik di gerai UMKM.
“Dan kopi puhu merupakan hasil produksi Bumdes Bandung. Lalu kerajinan batik,” katanya.
Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang MM Fuhaira Amin mengatakan, kalau dirinya memenuhi undangan mahasiswa STISIP Banten Raya yang melakukan KKM, Desa Bandung.
“Menjadi narasumber public speaking, pada masyarakat sekitar pelaku umkm, agar mampu berkomunikasi dengan konsumen meyakinkan. Agar tertarik mengunjungi dan beli produk unggulan Desa Bandung,” katanya.
Fuhaira memberikan tips kepada pelaku UMKM dan warga setempat agar tamu datang dan betah.
“Tips nya, yaitu warga harus bisa someah ( hade bager), jaga keamanan dan kenyamanan tamu. Jangan sampe ada sendal hilang,” katanya.
Kemudian, warga juga harus kompak supaya bisa gotong royong dengan menjadikan desa yang indah dan bersih.
“Jadikeun desa ini menjadi surga. Ibarat taman indah berbunga, tertib teratur, dan beragam macam buah-buahan ada,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











