PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga bersama unsur Forkopimcam Koroncong bergotong royong memperbaiki jalan rusak di Kampung Panjulan, Desa Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang. Perbaikan jalan dilakukan secara swadaya.
Warga harus turun tangan karena jalan di wilayah tersebut sudah lama rusak dan belum mendapat penanganan maksimal dari Pemkab Pandeglang.
Kegiatan itu dilakukan bertepatan dengan Program Selasa Bersih (Salasih) yang digagas Pemkab Pandeglang. Warga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambal sejumlah lubang di badan jalan yang kerap dikeluhkan pengguna.
Salah satu warga, Saeful, mengatakan bahwa kerusakan jalan sering menyulitkan warga yang melintas. Saat musim hujan, lubang di jalan bahkan berubah menjadi kubangan air yang membahayakan pengendara.
“Kalau hujan, lubangnya tertutup air. Banyak pengendara hampir terjatuh karena tidak kelihatan. Harapannya pemerintah daerah bisa segera memperbaiki secara permanen,” kata Saeful, Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menilai, perbaikan yang dilakukan warga saat ini hanya bersifat sementara. Karena itu, ia berharap, Pemkab Pandeglang segera melakukan perbaikan jalan secara permanen.
Sementara itu, Camat Koroncong, Muhtadi, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan tahap ketiga yang melibatkan masyarakat, aparat kecamatan, hingga lintas sektor organisasi perangkat daerah (OPD).
“Alhamdulillah gotong royong tahap ketiga ini berjalan lancar. Seluruh komponen masyarakat, OPD lintas sektor, termasuk para kepala desa ikut terlibat,” kata Muhtadi di lokasi.
Menurutnya, Program Salasih merupakan tindak lanjut dari surat edaran Bupati Pandeglang yang mendorong penguatan budaya gotong royong sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.
“Kegiatan ini juga menjadi upaya menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain membersihkan lingkungan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak, termasuk jalan lingkungan.
“Perbaikan ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri agar akses masyarakat lebih aman saat aktivitas meningkat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Karangsetra, Mahdar, menyatakan dukungan terhadap kegiatan gotong royong yang melibatkan warga dan unsur Forkopimcam tersebut.
Menurutnya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara bertahap selama bulan Ramadan sebagai upaya memperkuat budaya gotong royong di tengah masyarakat.
“Pak Camat bersama unsur Muspika turun langsung memimpin kegiatan ini. Kami bersama para kepala desa dan perangkat Desa Karangsetra siap mendukung dan menggalakkan Program Salasih,” ujarnya.
Editor: Agus Priwandono











