SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, bersama Sekda Banten, Deden Apriandhi, dan Danrem 064 Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, bersih-bersih di kawasan Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Jumat, 6 Februari 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan orang itu dilaksanakan dalam rangka Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.
Kapolda mengatakan, kegiatan bersih-bersih ini merupakan arahan Presiden RI yang disampaikan saat Rakornas beberapa hari lalu.
“Penanganan sampah harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan. Melalui Gerakan Indonesia Asri, kita berkomitmen mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sebagai tanggung jawab bersama. Indonesia Asri, Banten Asri,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda menjelaskan, kegiatan kurve dan penataan lingkungan yang dilaksanakan bersama-sama di kawasan Banten Lama menjadi simbol kuat sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam mendukung gerakan nasional Indonesia Asri.
Pihaknya sengaja memilih Banten Lama sebagai lokasi pertama dilakukannya Gerakan Indonesia Asri karena kawasan tersebut memiliki nilai historis, religius, dan budaya yang sangat tinggi.
“Menjaga kebersihan dan keasriannya bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga implementasi kebijakan nasional dalam menciptakan ruang publik yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Banten Deden Apriandhi mengatakan, atas instruksi Gubernur Banten Andra Soni yang berdasarkan perintah dari Presiden, pihaknya berkoordinasi dengan seluruh Forkopimda, baik itu kepolisian, TNI, kejaksaan, serta para pelajar mulai dari tingkat SMP, SMA, SMK yang ada di Kota Serang untuk melakukan kegiatan bersih-bersih di Provinsi Banten.
“Nah, hari ini kita melakukan bersih-bersih di Masjid Agung Banten Lama, karena memang Masjid Agung Banten Lama ini menjadi salah satu simbol Provinsi Banten dan juga menjadi salah satu objek wisata yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Nah, mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini itu bisa konsisten dilakukan oleh seluruh pihak yang ada di Provinsi Banten, terutama masyarakat, karena biar bagaimanapun kami dari Forkopimda itu turun setiap waktu, tapi kalau masyarakat tersendiri juga tidak ikut menjaga kebersihan, ya semuanya akan sia-sia,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Deden juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa Gubernur sangat mengharapkan keterlibatan dari seluruh pihak, terutama masyarakat yang ada di Banten, baik itu desa-desa, di kampung-kampung, dan di kota-kota untuk menjaga kebersihan.
“Tidak ada lagi sampah-sampah yang berserakan, baik di pinggir jalan, baik di sungai-sungai,” tegasnya.
Editor: Agus Priwandono











