CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID–PT Vopak Terminal Merak mengakui adanya pelepasan uap asam yang diketahui berjenis Asam Nitrat saat proses pembersihan kempu pada insiden Sabtu, 31 Januari 2026.
Hal itu disampaikan perwakilan manajemen PT Vopak, Buyung Hakim, dalam hearing bersama DPRD Kota Cilegon, Kamis 12 Februari 2026.
Insiden tersebut sebelumnya menyebabkan 58 warga mengalami gangguan kesehatan ringan seperti mual dan sesak napas.
“Seperti yang sudah dijelaskan waktu kejadian itu, ada pelepasan asam di kempu, sesaat. Itu terjadi akibat proses pembersihan normal,” ujar Buyung.
Ia menyebut kejadian tersebut menjadi pembelajaran bagi perusahaan untuk melakukan perbaikan sistem operasional.
“Itu sesuatu yang kemudian kita mendapatkan pelajaran bahwa ada improvement yang harus dilakukan,” katanya.
Terkait kondisi warga, Buyung menyatakan seluruh warga yang diperiksa di fasilitas kesehatan dinyatakan dalam kondisi baik.
“Sudah diperiksa oleh puskesmas dan semua dinyatakan dalam kondisi baik,” ujarnya.
Ia juga mengakui perlunya perbaikan komunikasi dengan masyarakat agar informasi tidak simpang siur apabila terjadi insiden serupa.
“Komunikasi dengan lingkungan apabila ada kejadian agar informasi tidak simpang siur itu yang menjadi pembelajaran,” tambahnya.
Reporter: Adam Fadillah
Editor: Agung S Pambudi











