CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon untuk memfasilitasi program Corporate Social Responsibility (CSR) industri agar lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Robinsar usai pengukuhan Forum CSR Kota Cilegon periode 2025–2028 di The Royale Krakatau Hotel, Kamis, 12 Februari 2026.
Menurutnya, Pemkot Cilegon bersama Forum CSR akan menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dan program tanggung jawab sosial perusahaan yang selama ini berjalan.
“Kita bersama Pemerintah Kota Cilegon memfasilitasi, mengoordinasikan segala bentuk CSR industri untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Robinsar.
Ia menegaskan, ke depan Pemkot akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap berbagai persoalan di Kota Cilegon, mulai dari kebutuhan ruang kelas baru, perbaikan sekolah, hingga rumah tidak layak huni (rutilahu).
“Ke depan kita komunikasikan pendataan segala bentuk persoalan di Cilegon seperti ruang kelas, perbaikan sekolah, rutilahu. Jadi kewajiban itu dulu dibereskan, baru yang lain,” tegasnya.
Robinsar menyebut, selama ini program CSR perusahaan berjalan dengan beragam bentuk dan sasaran.
Namun, belum sepenuhnya menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat. Karena itu, diperlukan guidance atau arahan bersama agar program lebih terfokus.
“Kita terbuka. Intinya ada guidance, diarahkan jadi langkah bersama dan tidak liar. Kalau sekarang kan macam-macam CSR-nya, tapi yang jadi kebutuhan belum tentu tersentuh,” katanya.
Secara teknis, Pemkot Cilegon akan berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Forum CSR agar langkah serta perencanaan pembangunan dapat berjalan beriringan dengan program CSR industri.
“Kita fokus terhadap apa yang jadi kebutuhan hari ini. Secara teknis akan koordinasi dengan Bappeda dan Forum CSR agar langkah dan perencanaan bisa beriringan,” jelasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











