PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Volume produksi sampah di Kabupaten Pandeglang melonjak selama Ramadan 2026. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang mencatat kenaikan hingga 34 persen dibandingkan hari biasa.
Sekretaris DLH Pandeglang, Winarno, mengatakan lonjakan tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol setiap hari.
“Selama Ramadan ini memang terjadi peningkatan. Biasanya rata-rata sekitar 160 ton per hari, sekarang mencapai 215 ton per hari. Ada kenaikan sekitar 55 ton per hari atau kurang lebih 34 persen,” kata Winarno, Kamis, 26 Februari 2026.
Ia menjelaskan, peningkatan paling dominan berasal dari sampah anorganik seperti plastik dan kemasan makanan. Sementara itu, sampah organik juga mengalami kenaikan, namun tidak terlalu signifikan.
“Yang paling banyak dari plastik atau anorganik. Kalau organik ada kenaikan, tapi tidak terlalu besar,” katanya.
Menurut dia, untuk sampah anorganik yang masih memiliki nilai guna, pihaknya berupaya melakukan pemanfaatan ulang agar dapat diolah menjadi barang yang lebih bermanfaat.
Dari sisi sumber, lonjakan sampah didominasi sektor rumah tangga, pasar tradisional, pasar takjil, serta warung, kafe, dan restoran, termasuk pasar takjil yang marak selama Ramadan.
“Paling banyak dari rumah tangga, kemudian pasar-pasar termasuk pasar takjil, serta warung dan restoran,” ujarnya.
Winarno menambahkan, peningkatan signifikan terjadi di kawasan pusat Kota Pandeglang serta wilayah Labuan dan Panimbang. Sejumlah pasar di beberapa kecamatan juga mengalami lonjakan serupa.
Sebagai langkah antisipasi, DLH mengimbau masyarakat untuk membiasakan memilah sampah sejak dari sumbernya, baik di rumah maupun di lingkungan pasar.
“Kami berharap selama Ramadan hingga Idulfitri masyarakat bisa memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Itu akan mempermudah pengelolaan oleh petugas,” tuturnya.
Terkait armada pengangkutan, ia menyebut jumlah personel dan armada tidak mengalami penambahan. Namun, DLH mengoptimalkan kinerja petugas di lapangan guna mengantisipasi peningkatan volume sampah.
DLH juga mengajak masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama selama Ramadan dan pelaksanaan Salat Idulfitri, dengan membuang sampah pada tempatnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











