PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pandeglang menanggapi pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menyebut permainan kartu domino atau gapleh halal selama tidak mengandung unsur taruhan.
Pernyataan MUI tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah menyebut domino tanpa taruhan boleh dimainkan sebagai hiburan maupun sarana edukasi sosial.
Kepala Kemenag Pandeglang, Lukmanul Hakim, mengatakan meskipun suatu permainan diperbolehkan, masyarakat sebaiknya memilih aktivitas yang lebih bermanfaat, terutama pada bulan suci Ramadan.
“Banyak yang diperbolehkan. Tapi kita ambil yang lebih banyak manfaatnya daripada main domino atau gapleh. Lebih baik kita iktikaf di masjid. Diam saja di masjid dapat pahala, apalagi sambil baca Al-Qur’an,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, boleh atau tidaknya suatu permainan tetap bergantung pada hukum syara’ dan menjadi kewenangan para ulama.
“Yang menentukan boleh dan tidaknya tergantung hukum syara’. Biar orang-orang tua kita di MUI yang menentukan,” katanya.
Meski demikian, Lukmanul menyoroti kebiasaan bermain domino hingga larut malam yang dinilai kurang baik, baik dari sisi ibadah maupun kesehatan.
“Kalau sampai larut malam tentu mengganggu. Kata dokter, tidur di atas jam 11 malam itu kurang baik untuk kesehatan karena organ tubuh juga butuh istirahat,” ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum maupun ketentuan agama serta memanfaatkan Ramadan dengan memperbanyak ibadah.
“Lebih baik kita fokus ibadah, apalagi ini bulan suci Ramadan,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia Editor: Aas Arbi











