SERANG – Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Banten membuka fasilitas penitipan kendaraan bagi masyarakat yang mudik. Layanan di Polda, Polres, hingga Polsek ini tidak dipungut biaya. Gratis.
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki mengatakan, pihaknya siap memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan mudik Lebaran 2026.
“Berbagai langkah pengamanan telah disiapkan untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar dan kondusif. Selain pengamanan jalur dan pos pelayanan, Polda Banten juga membuka layanan penitipan kendaraan di Polda, Polres, maupun Polsek,” kata Hengki.
Hengki mengungkapkan, penyediaan fasilitas penitipan kendaraan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian Kepolisian dalam menjaga keamanan harta benda masyarakat selama momen libur Lebaran. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan gratis dari Polda Banten dan jajaran ini hanya dengan membawa fotokopi STNK kendaraan yang akan dititipkan.
“Dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan ini, kami berharap, masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik dengan lebih tenang bersama keluarga di kampung halaman,” jelasnya.
Hengki mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum mudik. “Periksa instalasi listrik, kompor gas, mengunci pintu dan jendela, serta memberi informasi kepada tetangga atau pengurus lingkungan setempat,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Maruli Ahiles Hutapea mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan yang disediakan Polda Banten serta Polres dan Polsek jajaran.
“Biar aman dan tenang selama mudik, titipkan kendaraannya di fasilitas yang sudah kami sediakan. Fasilitas yang kani siapkan itu gratis untuk seluruh lapisan masyarakat Banten,” jelasnya.
BARENG OJOL DAN ORMAS
Polda Banten menggelar buka puasa bersama (bukber) pengemudi ojek online (ojol) dan organisasi kemasyarakatan (ormas). Bukber berlangsung di Masjid Baiturrahman Mapolda Banten, Kamis (5/3).
Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Hengki menyampaikan, bukber ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojol dan ormas yang selama ini turut berperan dalam kehidupan sosial masyarakat.
“Bulan Ramadan mengajarkan kita untuk meningkatkan keimanan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan kebersamaan. Momentum ini sangat tepat untuk memperkuat sinergi antara Kepolisian dengan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
“Driver ojol merupakan bagian penting dari denyut kehidupan masyarakat karena berada di garis depan dalam melayani publik. Demikian pula rekan-rekan dari ormas yang selama ini berperan aktif menjaga harmoni sosial serta menyuarakan aspirasi masyarakat,” ungkapnya.
Kapolda menekankan, keamanan dan ketertiban tidak dapat terwujud hanya oleh polisi, tetapi memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Itu sebabnya, Hengki meminta agar kegiatan untuk mempererat tali silaturahim dan memperkuat kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas terus dilakukan.
“Kami berharap sinergi semua elemen masyarakat dalam menciptakan kamtibmas terus ditingkatkan. Kami berharap, saudara-saudara sekalian dapat terus menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Banten,” ,” imbaunya. (dre/don)
Reporter : Andre AP
Editor : Agus Priwandono











