PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tumpukan sampah di Alun-Alun Pandeglang akhirnya dibersihkan. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang belum memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.
Sebelumnya, sampah berceceran dan menumpuk di Alun-Alun Pandeglang. Sampah itu menimbulkan bau tak sedap dan merusak pemandangan di kawasan pusat kota.
Sekretaris DLH Pandeglang, Winarno, hanya mengirimkan foto dan video petugas kebersihan mengangkut sampah menggunakan mobil pikap melalui pesan WhatsApp.
Namun, Winarno tidak memberikan keterangan terkait penyebab sampah tersebut sempat menumpuk di Alun-Alun Pandeglang.
Saat dikonfirmasi tentang terkait kemungkinan keterbatasan armada maupun personel kebersihan melalui sambungan telepon WhatsApp, Winarno tidak merespons.
Diberitakan sebelumnya, tumpukan sampah di Alun-Alun Pandeglang mendapat sorotan dari anggota DPRD Pandeglang, M Habibi Arafat. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena berada di pusat kota.
Tumpukan sampah itu berada tidak jauh dari Pendopo Pandeglang, dengan jarak sekitar 10 meter.
Politikus Partai Golkar itu menyayangkan dinas terkait yang dinilai membiarkan sampah berserakan di ruang publik.
“Saya menyayangkan pihak dinas terkait membiarkan sampah-sampah berserakan menumpuk. Apalagi di musim hujan, baunya menyengat. Itu terjadi di ruang publik, di jantung kota, ini sangat disayangkan,” kata Habibi.
Editor: Agus Priwandono











