PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Puncak arus mudik di Terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, diprediksi terjadi pada H-4 hingga H-2 menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah. Prediksi tersebut mengacu pada pola arus mudik pada tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Seksi Terminal Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang, Suhaedi, mengatakan lonjakan jumlah penumpang biasanya mulai terasa beberapa hari menjelang hari raya.
“Untuk prediksi, berdasarkan pengalaman, lonjakan penumpang terjadi sekitar dua hari sebelum Lebaran dan tujuh hari setelah Lebaran,” kata Suhaedi, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada hari pertama Lebaran aktivitas di terminal cenderung sepi. Namun, jumlah penumpang kembali meningkat pada hari-hari berikutnya.
Bahkan, lonjakan penumpang diperkirakan paling tinggi terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.
“Diperkirakan pada tanggal 28 dan 29 Maret akan terjadi lonjakan penumpang paling tinggi,” ujarnya.
Suhaedi menuturkan, pengelola Terminal Kadubanen telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi arus mudik Lebaran. Persiapan tersebut meliputi penguatan pengamanan hingga penyediaan sarana dan prasarana bagi penumpang.
“Kami telah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan di terminal. Selain itu, jadwal petugas juga sudah kami susun untuk mendukung pelayanan selama arus mudik,” ucapnya.
Selain itu, petugas juga disiagakan di beberapa titik untuk mengantisipasi kepadatan penumpang.
“Petugas kami tempatkan di tiga titik, yakni area terminal, pos depan, dan pos bawah. Untuk mengantisipasi penumpukan penumpang, kami juga terus berkoordinasi dengan Organda,” jelasnya.
Editor: Mastur Huda











