CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menyiapkan berbagai langkah untuk menekan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran 2026.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi pengemudi kendaraan umum.
Hal tersebut disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat melakukan kunjungan ke kawasan Pelabuhan Merak bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan sejumlah kementerian pada Jumat 13 Maret 2026.
Menurut Budi, angka kecelakaan selama periode mudik dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren penurunan.
Meski demikian, pemerintah tetap berupaya menekan angka tersebut agar bisa semakin berkurang pada tahun ini.
Ia menyebutkan, dua tahun lalu angka kecelakaan saat mudik masih berada di kisaran empat ribu kasus. Sementara pada tahun lalu jumlah tersebut turun menjadi sekitar tiga ribu kasus.
“Angka kecelakaan dari tahun ke tahun turun terus. Dua tahun lalu sekitar empat ribuan, tahun lalu sekitar tiga ribuan. Mudah-mudahan tahun ini bisa turun lagi,” katanya.
Budi menjelaskan, kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama masalah kesehatan yang terjadi selama periode mudik Lebaran.
Karena itu, Kementerian Kesehatan bersama berbagai pihak menyiapkan sejumlah langkah antisipasi guna meminimalisasi risiko kecelakaan serta mempercepat penanganan apabila terjadi insiden di perjalanan.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada para pengemudi kendaraan umum.
“Yang kami lakukan bersama tim, pertama seluruh pengemudi kendaraan umum akan kita beri cek kesehatan gratis. Ini merupakan program dari Presiden untuk memastikan kondisi mereka sehat saat mengendarai kendaraan,” ujarnya.
Selain itu, Kementerian Kesehatan juga bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah dengan tingkat kecelakaan yang tergolong tinggi.
Di lokasi-lokasi tersebut, pemerintah akan menyiapkan posko kesehatan dengan fasilitas yang lebih lengkap agar penanganan korban kecelakaan dapat dilakukan secara cepat dan maksimal.
Editor Daru











