PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 353 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal kelancaran arus mudik serta pengamanan jalur wisata di Kabupaten Pandeglang selama Operasi Ketupat Maung 2026.
Pengamanan itu juga diperkuat oleh personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Satuan Brimob Mabes Polri sebanyak satu peleton atau 32 orang.
Fokus pengamanan diarahkan ke sejumlah titik rawan kemacetan menuju destinasi wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung setelah Hari Raya Idul Fitri.
Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, dalam rangkaian Operasi Ketupat Maung 2026, sebanyak 353 personel gabungan diterjunkan. Polres Pandeglang juga mendapat dukungan 32 personel BKO dari Brimob Mabes Polri.
Menurut Dhyno, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri di wilayah Pandeglang masih relatif kondusif.
Meski demikian, peningkatan volume kendaraan mulai terlihat di beberapa ruas jalan utama di wilayah hukum Polres Pandeglang.
“Secara umum kondisi di Kabupaten Pandeglang, peningkatan arus utama biasanya terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri,” kata Dhyno, Jumat, 20 Maret 2026.
Ia menuturkan, setelah perayaan Idul Fitri, aparat kepolisian akan memusatkan perhatian pada pengamanan jalur wisata yang dipadati masyarakat selama libur Lebaran.
“Karena itu, kami akan lebih fokus melakukan pengamanan di jalur-jalur pariwisata,” ujar Dhyno.
Editor: Agus Priwandono











