SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mengawali pekan ketiga bulan Maret, harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami koreksi ringan. Setelah fluktuasi tajam pada pekan lalu, pagi ini harga emas turun tipis sebesar Rp 5.000 per gram, Senin, 16 Maret 2026.
Dengan penurunan ini, harga emas Antam kini berada di level psikologis Rp 2.992.000 per gram. Penurunan tipis ini diduga dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik global dan pelemahan nilai tukar rupiah.
Berdasarkan data resmi aplikasi Brankas Antam, harga emas hari ini tercatat, Emas Fisik (1 gram) Rp 2.992.000 (Turun Rp 5.000 dari posisi sebelumnya) dan Emas Brankas (1 gram) Rp 2.934.120 (Turun Rp 5.000 dari posisi sebelumnya).
Penurunan ini membuat harga emas digital Brankas sedikit menjauh dari level Rp 3 juta, namun tetap berada pada tren harga tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Para analis menilai penurunan Rp 5.000 ini sebagai bentuk konsolidasi pasar atau “cooling down” setelah volatilitas ekstrem akibat konflik Iran vs AS-Israel dan tekanan nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh Rp 17.000. Pasar kini bergerak lebih stabil, namun tetap waspada terhadap sentimen baru dari rilis data ekonomi AS maupun perkembangan terbaru di Timur Tengah.
Level Rp 16.992,00 pada kurs rupiah juga turut memengaruhi stabilnya harga emas domestik di angka Rp 2,9 juta. Investor tampaknya menunggu sentimen baru sebelum mengambil keputusan.
Penurunan tipis ini bisa dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan cicil beli atau dollar cost averaging. Mengingat fluktuasi harga yang bisa berubah dalam hitungan jam, menjaga porsi investasi emas tetap stabil disarankan sebagai langkah proteksi aset.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau pembaruan harga secara berkala melalui aplikasi Brankas Antam guna mendapatkan data transaksi paling akurat secara real-time.
Editor: Mastur Huda










