JAKARTA, RADARBANTEN.CO.ID – Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan penurunan tajam pada perdagangan perdana pasca libur panjang Idulfitri, Senin (23/3/2026). Si kuning terpantau merosot signifikan sebesar Rp 50.000 per gram.
Penurunan ini melanjutkan tren fluktuasi yang terjadi sejak awal Maret, dipicu oleh dinamika geopolitik global serta kondisi ekonomi pasca libur nasional.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini (23 Maret 2026)
Berdasarkan pembaruan data terbaru, berikut adalah rincian harga emas Antam:
Emas fisik (1 gram): Rp 2.843.000 (turun Rp 50.000 dari posisi sebelumnya)
Emas BRANKAS (1 gram): Rp 2.785.120 (turun Rp 50.000 dari posisi sebelumnya)
Koreksi harga ini membawa emas Antam menjauhi rekor tertingginya yang sempat tersentuh pada pekan-pekan sebelumnya akibat sentimen perang.
Analisis: Dampak Perang Iran vs AS-Israel dan Aksi Ambil Untung
Para analis pasar komoditas menilai bahwa penurunan harga sebesar Rp 50.000 ini merupakan dampak dari aksi ambil untung (profit taking) masif oleh para investor. Sejak awal Maret, harga emas terus terdorong naik akibat kekhawatiran eskalasi konflik di Timur Tengah antara Iran melawan koalisi AS-Israel.
Namun, memasuki akhir bulan Maret, pasar mulai melakukan penyesuaian harga.
Saran bagi Investor
Penurunan sebesar Rp 50.000 dalam satu hari ini sering kali dipandang sebagai momentum emas bagi masyarakat yang ingin melakukan akumulasi aset kembali (buy on weakness). Mengingat faktor ketidakpastian global yang masih membayangi, emas tetap menjadi instrumen perlindungan nilai (safe haven) yang paling diminati.
Masyarakat disarankan untuk tetap tenang dan terus memantau pembaruan harga secara berkala melalui aplikasi resmi Brankas Antam guna mendapatkan data transaksi yang paling akurat secara real-time.*
Editor : Krisna Widi Aria












