LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Menyusul meningkatnya kasus campak di Indonesia awal tahun 2026 ini, DPRD Kabupaten Lebak, mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes), untuk memperkuat vaksinasi serta edukasi kepada masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Lebak Juwita Wulandari mengatakan, peningkatan kasus campak secara nasional harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat.
“Ya, tentunya harus menjadi perhatian kita semua adanya peningkatan kasus campak secara nasional ini,” kata politisi PDIP yang juga seorang dokter ini, 25 Maret 2026.
Lantaran itu Juwita mendorong Dinkes untuk memperkuat koordinasi dengan puskesmas serta melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit tersebut di Kabupaten Lebak.
“Vaksinasi MR dan edukasi juga harus lebih masif kepada masyarakat. Ini bagian dari ikhtiar dalam melakukan pencegahan Campak di Lebak,” ujarnya.
Ia mengatakan, penanganan kasus campak perlu dilakukan secara cepat dan melalui langkah preventif, mulai dari peningkatan imunisasi, pelaksanaan outbreak response, hingga edukasi kepada masyarakat.
“Pencegahan yang dilakukan Dinkes Lebak harus dilakukan secara cepat dan efektif, guna menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat lebak,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta meningkatkan kewaspadaan selama periode libur Lebaran.
“Saya minta masyarakat tetap waspada menjelang libur Lebaran karena kegiatan dan aktivitas saat berkumpul dapat memicu penularan campak,” katanya.
Editor Daru










