LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Produksi panen padi di Kabupaten Lebak menggembirakan. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lebak mencatat padi yang dihasilkan petani di daerah yang di pimpin Bupati Hasbi Jayabaya sepanjang Januari- Maret 2026 menghasilkan 92.860 ton atau surplus 54.296 ton beras.
“Alhamdulilah, produksi padi yang dihasilkan mencapai 176.855 ton gabah kering panen (GKP) atau setara beras 92.860 ton beras,” kata Kepala Distan Lebak Rahmat Yuniar, Minggu 5 April 2026.
Dengan panen padi yang menghasilkan beras aebanhak 92.860 ton tersebut kata Rahmat stok beras di Lebak dapat mencukupi kebutuhan betas masyarakat untuk empat bulan kedepan.
“Dengan surplus beras mencapai 54.296 ton beras, kebutuh beras untuk lebaran Idul Adha tahun 2026 tercukupi atau beras untuk 4 sampai 5 bulan kedepan cukup aman,” ujarnya.
Kabid Produksi Distan Lebak Deni Iskandar menambahkan, pada periode Januari sampai dengan Maret 2026, realisasi luas tanam padi tercatat sebesar 26.340 hektar atau sekitar 21, 22 persen dari target tahunan. Sementara itu, luas panen mencapai 39.223 hektar atau 32,37 persen, yang sebagian merupakan hasil tanam dari periode sebelumnya.
“Dari luas panen tersebut, produksi padi yang dihasilkan mencapai 176.855 ton gabah kering panen (GKP), atau sekitar 27,09 persen dari target tahunan,” katanya.
Namun demikian, produktivitas rata-rata masih berada di angka 4,51 ton per hektar, atau sekitar 83,67 persen dari target, sehingga ke depan masih perlu dilakukan upaya peningkatan produktivitas.
Editor: Bayu Mulyana











