CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID — Warga Linkungan Masigit Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, mengeluhkan kondisi tembok penahan tanah (TPT) yang mengalami kerusakan.
TPT yang terdapat pada salah satu saluran kali disebut belum mendapatkan penanganan dari pihak terkait. Kerusakan TPT tersebut mengakibatkan aliran air keluar dari jalur semestinya.
Akibatnya, kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti erosi, pendangkalan, hingga ancaman banjir di lingkungan sekitar warga.
Pihak kelurahan diketahui telah melakukan peninjauan ke lokasi, namun hingga kini belum ada kejelasan terkait tindak lanjut perbaikan.
Salah satu warga terdampak, Syafa’atul Amin, mengungkapkan kekhawatirannya atas kondisi tersebut. Ia menilai kerusakan itu bukan persoalan sepele karena menyangkut fungsi vital saluran air.
“Ini bukan sekadar kerusakan biasa. Saluran ini adalah jalur utama air dari atas menuju ke aliran yang lebih besar. Sekarang air sudah keluar dari jalurnya karena TPT jebol. Kalau tidak segera diperbaiki, sangat berpotensi menyebabkan banjir dan merusak lingkungan sekitar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, warga telah melihat adanya pengecekan dari pihak kelurahan. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut nyata di lapangan.
“Jangan sampai ada kejadian yang lebih parah baru ditangani,” tegasnya.
Warga pun mendesak Pemerintah Kota Cilegon melalui instansi terkait untuk segera melakukan penanganan darurat guna mencegah dampak yang lebih luas.
Selain itu, masyarakat meminta adanya kepastian waktu perbaikan serta transparansi informasi agar warga tidak terus dihantui kekhawatiran terhadap potensi bencana lingkungan.
Editor: Bayu Mulyana











