KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota Tangerang mulai merealisasikan program bedah rumah dengan menyasar 100 unit rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahap awal tahun ini.
Program tersebut dipercepat sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi.
Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kota Tangerang, Decky Priambodo, mengatakan percepatan dilakukan agar masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman.
“Kami mempercepat pelaksanaan karena banyak rumah yang kondisinya sudah memprihatinkan, apalagi dengan situasi cuaca yang tidak menentu,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.
Ia menjelaskan, ratusan rumah yang menjadi sasaran awal telah melalui proses verifikasi lapangan sehingga dipastikan tepat sasaran. Beberapa di antaranya bahkan sudah mulai memasuki tahap pembongkaran untuk segera diperbaiki.
“Sebagian sudah mulai dikerjakan. Target kami dalam waktu dekat proses perbaikan bisa berjalan serentak,” katanya.
Program ini juga dirancang agar merata di seluruh kecamatan di Kota Tangerang. Pemerintah memastikan setiap wilayah mendapatkan alokasi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Selain tahap awal 100 rumah, Pemkot Tangerang juga menargetkan perbaikan hingga 1.000 unit RTLH sepanjang tahun 2026. Saat ini, ribuan usulan dari masyarakat masih dalam proses verifikasi untuk menentukan prioritas penerima bantuan.
“Usulan yang masuk cukup banyak, sehingga kami lakukan seleksi agar benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Pemkot Tangerang berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus meminimalisir risiko akibat cuaca ekstrem, seperti kerusakan bangunan hingga potensi bahaya bagi penghuni.
“Harapannya, warga bisa tinggal lebih aman, nyaman, dan terlindungi dari risiko cuaca ekstrem,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











